baru sadar, ternyata setiap kita ‘level up’, pasti ‘kehilangan’ sesuatu.
entah itu kebiasaan, pertemanan, pasangan, atau versi diri kita yang lama.
tapi, itu bukan berarti kita benar-benar kehilangan melainkan kita bertumbuh. menyeleksi apa yang udah gak sejalan dengan versi kamu yang lebih baik diatas sana.
udah cape cape seharian beberes rumah malah ditambah atap ketimpa batako rumah sebelah yg lagi bangun lantai 2 karna ujan deres, alhasil mulai beres2 dari awal lagi karna banjir dimana mana~
apresiasi buat diri sendiri karna tetap tangguh sampai sejauh ini dengan gedebak gedebuk tiap pagi nyiapin bekel suami dan anak, lanjut kerja sampe sore dan pulang dengan tangki cinta yang penuh 🥰
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
sedih banget, aku gamasuk karna sakit abis itu dapet telpon dari ustadzah anak kalo anakku juga sakit disini cuma bertiga sama suami kek berasa banget sedihnyaaa :((((