Sekarang banyak banget story yang tiba tiba politik, setiap langkah pemerintah yang dipublish langsung direstory plus komen skeptis, mas mas bro bro dan mba mba, dalam berpolitik itu ada kondisi yang namanya mempertimbangkan situasi terkini bukan mepertimbangkan pikiran antum aje
@somexthread Cuma pengen tau, diluar
Penyampaian aspirasi di demo kemaren adakah yang kecewa dengan ekses yang ditimbulkan seperti pengerusakan pembakaran dan penjarahan?
@ARSIPAJA Kalo pake nik itu harusnya pembagian
Kalo masih beli mah bebas aja, kasian anak anak ntar ga dapet ngumpulin kembalian buat jajan karena ga bisa kewarung buat disuruh belanja
Jadi selama ini pemerintah susah payah berkorban citra untuk naekin pendapatan pajak sampe semua dipajak2in dan korbannya rakyat untuk bayar apaaaaah ???!!!!!
#zonauang
Ini adalah sudut pandang saya saja ketika melihat adanya kondisi yg menurut saya perlu perbaikan karena ternyata ada dampak untuk wilayah dari penerapan aturan aturan yg sangat spontan,maka itulah perlu kajian , pro rakyat itu pro kepada seluruh rakyatkan...? π
#pemimpin#Smart
Memimpin itu yg harus diperhatikan adalah yg mereka pimpin, yg di pimpin itu bisa anggota, rakyat, dan/atau wilayah Dlm membuat keputusan yg harus dilakukan adalah memperhatikan keseimbangan dr dampak keputusan tersebut, keputusan jangan merusak tatanan salah satu unsur
#pemimpin
Tetapi mempermudah upaya mewujudkan tujuan masing2 wilayah yg dipimpin adalah tugas utamanya, semoga para pemimpin kita diberikan jalan untuk sukses tanpa harus mengedepankan upaya populis yg jadi konsumsi pemerhati di luar wilayahnya... aamiin ya robbal allamiin
#pemimpin#LISA
Sehingga perlu kesinambungan dlm menjalankan program agar tujuan dr wilayah itu terwujud, memimpin beberapa wilayah yg berbeda karakter dan kedaulatan adlh memimpin pimpinannya agar tetap berada pada garis lurus program yang lebih besar, bukan mengatur tata kelolanya
#pemimpin
Jangan membuat keputusan populis yg berdampak negatif bagi salah satu unsur, apalagi yg terdampak adalah wilayah yg secara berdaulat memiliki kemampuan menentukan nasibnya sendiri, segala upaya telah dilakukan oleh pendahulunya untuk ciptakan pola berkehidupan yg baik
#pemimpin
@SBYudhoyono Apapun program pemerintah pasti layak mendapat chalange dari publik, seperti yg pa SBY sampaikan bahwa pihak danantara perlu mejawab keraguan publik dengan hasil positif sehingga kedepan legitimasi menjadi milik danantara
Saya mengamati, Danantara yang diluncurkan Presiden Prabowo 24 Februari 2025 lalu mendapatkan tanggapan dari kalangan ekonom, pengamat dan juga politisi.
Yang saya tangkap, sejumlah kalangan mengkhawatirkan kalau Danantara ini tidak memberikan manfaat, dan justru sebaliknya bakal menjadi masalah bagi perekonomian Indonesia. Kalangan tersebut menyangsikan governance, transparansi dan akuntabilitas lembaga investasi baru ini. Juga dikhawatirkan jika ada konflik kepentingan dan "political envolvement" yang tidak semestinya.
Pandangan saya, sebenarnya niat dan tujuan Presiden Prabowo ini baik. Keberadaan Danantara diharapkan bisa memperkuat investasi nasional, utamanya yang bersifat strategis (long-term strategic investment) yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menuju ekonomi Indonesia yang kuat (strong economy).
Saya berpendapat, kesangsian dan kecemasan sebagian kalangan ini mesti dilihat dari kacamata yang positif. Artinya, mereka tidak ingin Danantara yang bertujuan mulia ini gagal dan tidak mencapai tujuannya. Terhadap suara rakyat seperti itu justru mesti membuat para pengelola Danantara tertantang dan mesti pula membuktikan bahwa kecemasan rakyat itu tak akan terjadi.
Kuncinya, Danantara harus benar-benar memiliki "good governance", βexpertiseβ (kecakapan) para pengelola Danantara, "economic & business judgement" yang tepat dan pruden, akuntabilitas dan transparansi, kepatuhan pada pranata hukum dan ada progres yang positif dari waktu ke waktu. Pengelolaan Danantara juga mesti bebas dari konflik kepentingan, "politics free" dan kemajuannya secara berkala diinformasikan kepada masyarakat.
*SBY*
Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, keduanya berumur 60 tahun, meninggal dunia karena kedinginan di Puncak Cartens, dekat Timika, Papua. Lilie perancang busana di Bandung, Elsa dokter gigi di Jakarta. Mereka alumni SMA Dempo Malang tahun 1984 https://t.co/InLFkMKwt7
Kalo gue bos pertamina maka gue akan :
1. Stop produksi Pertamax 92
2. Stop barcode untuk pertalite
3. Turunkan harga Pertamax+
Sebagai kompensasi bobroknya anak buah gue...