Lah, saya malah mau menertibkan anda. Sebagai pemimpin anda tidak tertib. Urusan bisnis anda cepat menyembah asing. Giliran warga anda disiram air keras. Anda malah diam. Tak ada kecaman, apalg mnemukn pelaku. Yang anda maksud dg ditertibkan itu apa?
Ketika Indonesia merdeka, posisi AS di bawah Presiden Harry Truman secara resmi netral. Sjahrir pernah mendesak Truman agar AS memihak Indonesia, dengan mengingatkan pidato Roosevelt bahwa hak setiap bangsa di muka bumi untuk menentukan nasib sendiri. Namun, AS bergeming.
Sebaliknya, AS tampak lebih pro-Belanda. Marinir Belanda, yang dikirim untuk menggempur RI, dilatih North Carolina, oleh Marinis AS (UMSC). Seragam, senjata, dan tank-nya disuplai AS. AS juga yang memberi lampu kuning bagi Belanda untuk agresi militer I.
Situasi agak berubah pada 1947. Bangkitnya gerakan komunis, termasuk di RI, menarik perhatian AS. Setelah mendapat jaminan dari kabinet Hatta untuk memerangi PKI, yang konon melahirkan "'red drive proposal" dan peristiwa Madiun 1948, AS baru mulai menekan Belanda.
Yang sejak awal justru mendukung RI adalah Australia. Selain sokongan serikat buruh Australia dalam gerakan "Black Armada", yaitu boikot buruh2 Australia terhadap kapal-kapal perang Belanda di pelabuhan Australia, pemerintahan Perdana Menteri Ben Chifley juga sangat pro-Indonesia.
Makanya, ketika perundingan KTN, Indonesia memilih Australia sebagai wakilnya, sementara Belanda memilih Belgia. AS sebagai pihak penengah.
🚨 URGENT:
In Jakarta, Indonesia (28/8/2025) police brutality has led to a civilian killed after being run over by a Brimob vehicle
CCTV in the area has been shut off. Please help amplify this globally because the Indonesia government and police want to make this stay hidden
First look "5 Centimeters Per Second" Live Action!!
Adaptasi live action salah satu film paling brengseknya Makoto Shinkai ini dijadwalkan tayang Oktober 2025.... di Jepang
Udah siap Itsudemo?? 😭
📷 @5cm_movie_2025