REPUBLIK KLAIM
Kok mirip dgn "klaim" MBG 99,9 % berhasil ya ?! 😁
Polanya kembar fraternal.
Tentu yg mirip bukan substansinya, tp gaya klaimnya :
1. Klaim besar | dampak kompleks.
2. Tanpa indikator terukur.
3. Tanpa mekanisme verifikasi.
4. Tanpa relasi sebab - akibat yg jelas.
Seolah, Presiden bilang ;
"Tenang, penderitaan itu sudah berkurang"
Padahal, penderitaan itu bukan saklar ON/ OFF, pun kebijakan bukan mantra.
Sama seperti klaim MBG 99,9 % berhasil :
berhasil menurut siapa ?
diukur dgn apa ?
kegagalan 0,1% tanggung jawab siapa ?
di mana titik kegagalannya ?
____________
Benar bhw, kalimat Presiden Prabowo ini tidak salah scr tata bahasa, tp absurd scr epistemologi.
Bukan pernyataan faktual, melainkan cuma kalimat performatif khas kekuasaan :
cukup "omon - omon", lalu dianggap terjadi.
Di Republik Klaim, angka bukan alat ukur, tapi "obat bius" yg menenangkan.
___________
TERUSLAH BODOH, JANGAN PINTAR !
(Seperti Wapres Fufufafa)
.
.
😁🍻