@blloverina@skipbreakfast_ Sebenrnya sejarahnya masih panjang itu ka🫠 dulu muncul mulai perang dunia ke 2 dan istilah itu dibawa oleh para tentara voc
Dan diserap lah sama rakyat kita
Kan emang banyak istilah dan kata bahasa indonesia itu serapan dari bahasa inggris
Begituloh kaaaaaaaa
@trueliesoflove @secretbutmain_ @SaptonoRagil Yap, kalau cuma dapat kategori favorit itu bukan menang, dan ini termasuk penyebaran berita bohong dan fitnah karena awalnya dia bilang menang Puteri Indonesia dan ini sudah termasuk pencemaran nama baik
Asyik, banyak pejabat sedang dibongkar aibnya. Tetap serukan #CabutUUTNI#TolakRUUPolri#TolakRUUKejaksaan
Kelihatan banget mereka gak kompak. Membuang teman sendiri, lho! 😝
Kita tidak sama. Rakyat tak boleh kalah!
Rakyat bersatu, tidak dapat dikalahkan!
#Indonesia police blocked and stopped several ambulances on their way to help protesters.
Stopping medical aid like this is a serious violation and should never happen in any situation.
Hari ini Bu Sumarsih dan teman2 masyarakat sipil datang membawa bunga2. Beribu terima kasih atas dukungan dan semangat dari tmn2. Sesungguhnya ancaman, teror, ini bukan hanya untuk saya, utk Tempo, tp kita masy sipil yang memperjuangkan kebebasan pers dan kebebasan bereskpresi.
🚨 PANGGILAN DARURAT! 🚨
📢 RUU TNI Diam-Diam Mau Disahkan!
DPR berencana membawa RUU TNI ke rapat paripurna pada 20 Maret 2025, tinggal 2 hari lagi!
Jika ini lolos, kita akan menghadapi:
⚠️ Kembalinya Dwi Fungsi ABRI – Militer bakal masuk lagi ke jabatan sipil & BUMN.
⚠️ Ancaman Demokrasi & HAM – Ruang gerak masyarakat sipil makin dipersempit.
⚠️ Impunitas Militer – Pelanggaran HAM oleh TNI makin sulit diadili.
⚠️ Saingan Kerja Bertambah! – Perwira TNI bisa masuk ke sektor sipil & rebut lapangan kerja anak muda.
⏳ Kita cuma punya 48 jam untuk menghentikan ini!
📣 Desak DPR SEKARANG!
🔹 Banjiri media sosial mereka.
🔹 Serukan #TolakRUUTNI di semua platform.
🔹 Pantau dan ikuti aksi protes!
Call for International Attention!
This evening, @KontraS along with the Civil Society Coalition, expressed our strong objection to the continued discussion of the problematic and non-transparent revision of the TNI Law.
The TNI Bill contains problematic provisions that threaten democracy and human rights. Its revision risks undermining military professionalism and reviving the TNI’s Dual Function, allowing active military personnel to hold civilian positions—potentially leading to civilian exclusion, increased military dominance, and dual loyalty.
#TolakRUUTNI!
Hapalin lagunya! Jumat besok kita nyanyiin bareng di depan muka mereka!
#IndonesiaGelap#kamibersamasukatani
Dengerin lagunya di bandcamp: https://t.co/9qPuj0HFx6