We have to know how to hold on bit also when to let go
Leaving isn't always failure just as staying isn't always bravery
We have to choose the people who are worth the effort
Being family doesn't mean you're destined to stay together at any cost.
Twenty years together doesn't mean you have to endure things that hurt.
Being childhood friends doesn't justify tolerating unacceptable behavior
Saying goodbye can also be an act of love Sometimes, ending a relationship is the only way not to end up broken.
Dulu saat jd Chief Economist Danareksa, bapak ini punya data omzet harian 100 toko bangunan dan 100 dealer motor di 10 kota utama RI. Diupdate tiap sore!
Dia bilang dari data itu dia merasakan betul denyut ekonomi day by day.
Dia bukan tipe ekonom menara gading. Tapi ekonom jalanan.
Saat jd Chief Economist Danareksa, Purbaya jg menciptalan tool yg amat powerful.
Namanya LEI Leading Economic Indicator. Bahannya dari beragam data penjualan harian toko bangunan, dealer motor hingga toko ritel kayak Indomart.
Dulu di awal thn 2000an dia suka publikasikan hasil LEI di harian Kompas. Amazingly, akurasinya dalam memprediksi masa depan ekonomi RI amat akurat.
Jadi dia kalau nulis nggak kayak Chatib Basri atau SMI yg serba makro dan teoritis.
Purbaya lbh suka nulis dan bahas tren penjualan semen di toko2 bangunan dan tren penjualan sepeda motor di berbagai kota di Indonesia.
Purbaya nulis dari data penjualan harian semen di 100 toko bangunan di tanah air, saya bisa lbh memahami denyut ekonomi secara real time. Gak ada lag time. Kalau hanya andalkan data BPS, kadang terlalu lama.
Jadi kalau dia bilang ekonomi RI akan ekspansi dalam 5 tahun ke depan, semoga bukan asbun.
Purbaya pernah menulis, setiap kali jatuh resesi, ekonomi RI akan bangkit dan ekspansi 7 tahun lamanya.
Saat jatuh 1998, ekonomi RI bangkit mulai thn 1999 hingga 2006.
Saat resesi global 2008, ekonomi RI resilien dan tumbuh terus.
Dan after covid 2020 2021, maka ekonomi RI akan tumbuh hingga 2029.
Sejarah pasti berulang.
Hanya orang yg gak pernah baca sejarah, yang selalu cemas dg masa depan. Begitu kata pepatah.
Kadang saya punya harapan, maybe Purbaya ini bahkan akan lebih bagus drpd SMI. Harapan yg bisa saja salah.
Tapi dari kecakapan membaca data rea dan data lapanganl, maka purbaya sang ekonom jalanan ini maybe punya mata yg lebih tajam drpd SMI.
@tanyakanrl Begitulah kak, pada akhirnya anak hanya bisa mengalah. Susah emang kalo udah sama orang tua, kita mau ngomong kek gmn, tetep aja banyak salahnya.