Konteks: KLL + penurunan kesadaran -> Cidera kepala berat, curiga ada perdarahan -> perlu CT Scan kepala.
Kalo minta dilayani di puskesmas dulu, maka akan menunda pemeriksaan lengkap (DR, Rontgen thorax, EKG, dan CT scan kepala), karena ada sistem BPJS yg ga bisa dilangkahi ->
Nah itulah
Dikit2 diviralin, di bikin kasus
Padahal belum tentu tau prosedur dibelakangnya
Ada sistem triase, sistem rujuk
Dikira bengong
Giliran defensive medicine marah lagi
Besok prodi kesehatan tutup aja semua lah 😊 ikut budhe wellness atau alternative
@naoirikarei Jadi celah inilah sering dipakai untuk "menolong" pasien. Pasien diarahkan langsung ke IGD RS supaya segera ditangani, karena kalo di puskesmas dulu, harus nunggu proses rujukan yg bisa jadi lebih lama ketimbang langsung ke IGD RS.
@naoirikarei IGD RS di Indonesia tuh sering banget penuh, jadi banyak yang susah nerima rujukan, sementara kalo pasien datang sendiri itu ga boleh ditolak. Sementara kalo puskesmasnya ga punya kemampuan buat nanganin kondisi yang buruk, semakin lama delay semakin mengancam kondisi pasien.
@naoirikarei @redia_serkaria rumah ku deket rs btw dan setiap hari lewat jalan yang sama, tapi waktunya ga bakal lebih dari 30 menit seperti narasi yang kaka bicarakan
@naoirikarei @wasweswoshhh gaada yang bilang gabisa ya kak, BISA tapi prosedur nya lamaaaa sedangkan kondisi pasien seperti itu, kakak paham ga si?
kita semua memikirkan yang terbaik buat pasien ka
@TaliUdeng@AldhitamaR memang muntah itu ga selalu gawat/darurat kok, dan saya dokter jadi saya credible untuk ngmg ini
lagian kl emg darurat, pasti IGD terima dan akan tangani, kl disuruh minta rujukan berarti memang bukan gawat, krn IGD punya sistem triase. ngerti triase?
@TaliUdeng@AldhitamaR Makin kubaca, makin ngawur dan ngotot banget seakan-akan paling tau sistem.
Intinya,
IGD 24/7, Poliklinik (umumnya tidak 24/7)
Tambahan,
Kalo gawat darurat TIDAK PERLU rujukan sama sekali. Langsung ke IGD saja.
Be mindful please.
Inilah defensive medicine. Takut ditegor. Krn orang skrg byk yg dikit-dikit nuduh, viralin, tanpa mau ngerti kalo nakes kerja itu ya ada alurnya, ada SOPnya. Jadi yg mau nolong jg takut dikriminalisasi kalau main skip SOP. Akhirnya disuruh berangkat sendiri “biar aman”.
@naoirikarei @desertedminds@requevt@anxiesist ga apple to apple ya kak kalau di bandingin dari tkp, karna yang dibahas sebelumnya kan kenapa tidak di antar ambulan ke rs?
kakak aja ga tau disitu ada dokter, pasien di tensi dan di cek GCS atau kesadarannya ya, kaka berharap bisa di periksa apalagi kalau di puskesmas
@naoirikarei aku di tkp juga ka dan lebih tau bagaimana kondisi pasien dan aku juga tau kakaknya tapi kakaknya menyebarkan narasi yang di lebih"kan
bagaimana kaka tau sop nakes? emang kakanya nakes? bukan kan
@naoirikarei @desertedminds@requevt@anxiesist jarak ke rs hanya 10 menit bukan 30 menit.
udh di tensi pasiennya, di cek GCS nya di bilang bingung?
kalau kaka ga ngerti jangan nyebarin hoax ka