Lulusan Filsafat seharusnya tersinggung melihat & mendengar argumen2 Rocky.
Sama halnya lulusan Biologi tersinggung dan melawan melihat ada dosen Bio ikut menerbitkan buku2 Harun Yahya.
Rocky bikin jelek nama Filsafat.
Temen2 Filsafat ga ada yg mau toyor pala dia?
Wis Edan.... Tidak satu pun kata maaf diucapkan arek BGN ini, atas terjadinya peritiwa keracunan ratusan anak.
Jadi peristiwa ini kalian anggap hal biasakah?
Anak orang jadi korban keracunan. Tanpa permintaan maaf, dan pernyataan tanggungjawab, hanya mau suspend dapur 30 hari.
Sepertinya kalau baru dimasak empat jam bukan alasan yang cukup untuk menyimpulkan bahwa makanan basi penyebab keracunan ini. Keracunan pangan bisa terjadi karena kontaminasi bakteri, virus, bahan kimia, atau toksin. Karena itu, harus ada pemeriksaan laboratorium dan penelusuran seluruh rantai makanan.
Lebih penting lagi, pertanggungjawaban tidak boleh berhenti pada permintaan maaf kepala SPPG. Harus jelas siapa yang bertanggung jawab atas keamanan pangan dari penyedia bahan, pengolah, pengawas hingga pengelola SPPG. Jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran, harus ada sanksi administratif dan, bila memenuhi unsur pidana, proses hukum. Anggaran negara untuk makanan anak-anak bukan cek kosong untuk mengabaikan keselamatan mereka.
This is not scene of warzone in Ukraine or genocide in Gaza. This is the scene of reported 300 islamic boarding students got food poisoning from Prabowo's proud main program of MBG
The worst part is he doesn't care. This is why if some old fart running for president, ignore
Turut berbelasungkawa.
Prinsip keadilan menuntut kita bertanya: siapa yang memperoleh keuntungan dari penguasaan dan pemanfaatan lahan, siapa yg membakar, dan siapa yang harus menanggung asap, kehilangan rumah, kesehatan yang terganggu, serta rasa takut?
Warga yang berada di garis depan tidak semestinya menjadi pihak yang membayar ongkos dari kegagalan negara mengawasi dan mengelola lingkungan. Keadilan berarti beban dan tanggung jawab harus mengikuti sumber risiko dan pihak yang mendapat manfaat, bukan dilemparkan begitu saja kepada warga kecil.
Ribuan anak keracunan, ratusan bencana alam, maraknya kriminalitas, penculikan dan pembungkaman, tapi pemerintah masih menganggap gada masalah serius. Irony. Dan yg lebih ironynya lg, masih ada aja yg belain rezim. Gila. Gamasuk logika.
@cearsea gak bisa ditarik kesimpulan gitu.
paham, kbykn fans chelsea kecewa gak dpt pengnti enzo at the very last minutes window transfers. but, chelsea udah coba beli n bhkan udh deal, as monaco-nya aja yg anjing.
🚨💣 BREAKING: Enzo Fernández to Manchester City, HERE WE GO! 🇦🇷
Deal in place for fee over £125m after a long negotiation as Chelsea approved the sale.
Enzo only wanted Manchester City and he’s now set for medical at #MCFC.
Selamat datang ke "Animal Farm"
Ketika kenyataan sulit dibantah, maka bahasanya yang diubah. Jembatan yang rusak saat baru diresmikan direduksi menjadi “sling terlepas”, sementara struktur utama disebut tetap pada tempatnya. Seolah-olah yang bermasalah bukan jembatannya, melainkan cara publik melihat peristiwa.
Lebih absurd, penyebabnya diarahkan pada warga yang “terlalu antusias” karena lebih dari 50 orang melintas. Padahal itu terjadi dalam rangkaian seremoni peresmian.
Inilah logika Orwellian, kegagalan diubah menjadi “insiden”, tanggung jawab menjadi “ketidakpatuhan warga”, dan fakta jembatan rusak saat peresmian menjadi permainan definisi.