17 yo boy.
1. a stupid, amateur, and dandere
*researcher*.
2. rolling stock (especially japanese EMU) enthusiast.
under maintenance🙏
RETROFIT
OVERHAUL.
205 VVVF mulai sakit traksinya
205 Rheos mulai sakit MGnya
6000 VVVF lagi dibabat
INKA TS8 dst ga bisa dikirim ke Madiun karena ada dagelan terkait barang ODOL di jalanan
What a nice era to live in
https://t.co/dAwfnVUOGh
Makanya INKA dan industri strategis tu beneran disupport, bukan giliran masalah cuma bisa heran
Dan emang INKA (dan KCI) harus lebih transparan akan masalah mereka juga
dpr heran dengan 17 perjalanan krl bogor-jakarta kota dikurangi :
- karena kereta buatan inka masuk perawatan
- ini kereta baru tapi keandalannya sudah bermasalah
- katanya inka kurang apa
- pasar dan proyek sudah dikasih negara
- nasionalisme jangan dipakai jadi tameng
- supaya rakyat memaklumi produk yang belum andal
pada 2015, gue pernah nanya langsung ke Jonan:
“Pak, kenapa KAI di zaman bapak lebih pilih beli KRL bekas dari Jepang daripada pakai buatan INKA?”
kata beliau, INKA waktu itu belum bisa bikin kereta untuk manusia yang regulasi keselamatannya jauh lebih rumit dibanding kereta barang.
garis bawahi: kereta ya, bukan sekadar gerbong yang ditarik lokomotif.
Jonan bilang, kalau KRL INKA dipaksakan tetap dipakai, yang dirugikan justru masyarakat pengguna dan operator, dalam hal ini KCI.
11 tahun berlalu, omongan Jonan masih relate dan valid sama kondisi yang terjadi sekarang.
tambahan: Andre Rosiade dan Evita Nursanty ini juga bukan dari dapil Jabodetabek. gue yakin mereka juga bukan orang yang rutin naik KRL.
kok bisa orang yang bukan dari dapil Jabodetabek dan bukan pengguna KRL malah ada di komisi yang ngurus KRL?
fungsi sebagai “wakil rakyat”-nya di mana?
rakyat bagian mana yang lu wakilin dan lu suarakan kepentingannya?
mungkin ini bisa jadi gambaran kalau sebagian besar anggota DPR maupun DPD kita sebenarnya gak benar-benar merepresentasikan kondisi rakyat yang mereka wakili.
Ruwetnya jadwal KRL akhir akhir ini sudah di prediksi KAI 🚆
Tahun 2023 KAI melaporkan ke DPR, meminta import kereta dari Jepang untuk penambahan armada.
DPR menolak dan minta KAI memesan kereta buatan lokal, INKA.
KAI menjelaskan INKA belum siap infrastruktur nya karena baru pindah pabrik, sedangkan DPR yg modal ngotot doang mengatakan jika INKA sudah siap sejak 2021.
Hasilnya kereta buatan INKA anjlok 2x dalam sehari dan berakhir 7 rangkaian masuk ICU.
Imbasnya, 17 perjalanan relasi Bogor-Jakarta Kota disesuaikan sampai 30 September.
12 Perjalanan dibatalkan dan 5 perjalanan jadwalnya disesuaikan. Beberapa kereta hanya bawa 8 rangkaian dari yg biasanya 12 rangkaian.
Penumpang makin menumpuk di setiap stasiun, penumpang didalam gerbong pun makin tergencet dan tergeprek 🐥
Bapak/Ibu anggota DPR, Kalo ente tiap hari naik Alphard pake supir gausah sok sok an ngerti transum. kocak!
DPR RI kembali menyinggung ketimpangan kondisi kereta api di Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa.
Padahal sarana kereta penumpang bekas replacement yang tidak digunakan dan masih layak di Pulau Jawa bisa dimutasi ke Pulau Sumatera untuk menambah kebutuhan sarana di sana.
Tapi sayang, KAI lebih memilih keinginannya untuk memodifikasi bekas kereta penumpang tersebut menjadi kereta mewah yang cuma dipakai pada perjalanan tertentu di Pulau Jawa.
DPR RI kembali menyinggung ketimpangan kondisi kereta api di Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa.
Padahal sarana kereta penumpang bekas replacement yang tidak digunakan dan masih layak di Pulau Jawa bisa dimutasi ke Pulau Sumatera untuk menambah kebutuhan sarana di sana.
Tapi sayang, KAI lebih memilih keinginannya untuk memodifikasi bekas kereta penumpang tersebut menjadi kereta mewah yang cuma dipakai pada perjalanan tertentu di Pulau Jawa.