Dokter, nutritionist please kumpul sini! Penasaran banget sama menu yang lagi viral di dunia toddler
“LELE GODOK” ini gizinya ada ga sih? Soalnya anak aku doyan banget 😩😂
cc:threadmaudifarahhh
XXI bikin peraturan plin plan!
Sekarang udah ga boleh bawa Tumbler lagi ke semua cabang XXI.
Kemarin baru gembar gembor dari mereka sendiri kalo tumbler friendly.
Bye!
Gimana guys menurut kalian?
bikin ribet nggak sih🥲
sc:threadsdan_bun
Pastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi, cukup istirahat, dan pake serum ini https://t.co/zTZ1m4cyA4 secara rutin untuk membantu mengurangi tampilan rambut tipis akibat kerontokan🫶🏻
Kisah ironis dan menyesakkan dada ini dialami oleh seorang Guru Besar Universitas Indonesia bernama Profesor Raldi Artono Koestoer.
Melihat tingginya angka kematian bayi prematur dari keluarga miskin yang tidak mampu membayar biaya sewa inkubator rumah sakit yang sangat mahal, ia menggunakan kecerdasannya untuk merakit inkubator bayi portabel berteknologi canggih namun sangat hemat listrik.
Hebatnya, ia sama sekali tidak mengomersialkan alat penopang kehidupan tersebut, melainkan meminjamkannya secara gratis kepada ribuan ibu miskin di berbagai pelosok daerah.
Namun bukannya diberi medali penghargaan atau dana bantuan riset oleh negara, gerakan mulia sang profesor justru mendapat tamparan keras dari sistem birokrasi.
Pada tahun 2016, pemerintah melalui kementerian terkait mendadak menegur dan mencoba menghentikan operasional peminjaman inkubator tersebut.
Alasannya sangat kaku, alat penyelamat nyawa itu dianggap melanggar aturan karena belum memiliki sertifikat izin edar dan Standar Nasional Indonesia layaknya produk alat medis komersial buatan pabrik raksasa.
Tuntutan untuk mengurus perizinan yang memakan biaya sangat mahal dan proses yang rumit tentu tidak masuk akal untuk sebuah proyek amal yang dijalankan secara swadaya.
Ironi menyedihkan ini sempat memancing kemarahan publik secara luas, memperlihatkan bukti nyata bagaimana sebuah inovasi jenius anak bangsa yang murni bergerak untuk misi kemanusiaan justru nyaris dicekik mati oleh aturan kertas di negerinya sendiri.
Ibu fai ngajar ngaji live tiktok tapi tajwidnya masih berantakan
Jangan asal milih guru ngaji yg masih berantakan bacaan tajwidnya
Mana yg gabung kebanyakan cowok lagi, modus banget
Itulah pentingnya belajar ngaji sama guru yg sudah lulus sertifikasi metode ngaji dan bersanad
Setujuuu banget sama orang tua yang nyaranin anak main beginian ajaa daripada dikasih main HP scrolling Shorts ga abis abiss.
Anak bisa lebih aktif bergerak sambil main, moodnya selalu happy and fun, dan di saat yang sama bisa mengembangkan bakat mereka juga loh!
sc vid: MomKidDance
Bentar lagi hari Arafah guys KENCENGIN DOAAAAAA minta semuanya dan ngadu semuanya sama Allah selengkap-lengkapnya. INGAT PLIS KITA PUNYA ALLAH DAN backup-an kita adalah Allah😠😠😠😡