I can’t really control what other people do. If I could, the world would be way less annoying.
But I can control how I react. Even if someone’s being a total disaster, I’d rather keep my cool and not join the circus.
[WALL OF SHAME]
Ghaza Muhammad Al-Ghifari
PTDI STTD
pelaku kekerasan seksual di STTD hingga dinonaktifkan oleh pihak kampus. Mudah²an lo juga di DO dr institusi yah🥰 jgn masuk ruang manapun lg & semoga lo kekal abadi di neraka jahannam.
Amin ya Rabbal Alamin
Menlu barusan klarifikasi, guys!
Alasan kenapa ga ada pejabat setingkat menteri, tidak bisa hadir untuk melayat ke Iran
Karena adanya pertimbangan teknis dan kesibukan pejabat.
Tapi akibatnya..
Dubes Indonesia yang melayat Alm. Ayatollah Ali Khamenei TIDAK DIKASIH AKSES ke area persemayaman beliau.
Soalnya, Iran hanya memperbolehkan pejabat setingkat menteri dan di atasnya untuk bisa masuk dan memberi penghormatan terakhir.
===
Padahal… kita punya 48 menteri dan 56 wakil menteri.
Wamenlu sendiri ada 3 orang. Salah satunya punya spesialisasi di Timur Tengah.
Bahkan kita bisa kirim Ketua DPR/MPR dan Utusan Khusus.
Masa sih semuanya pada ga bisa? Undangannya sudah diberikan oleh Iran sendiri loh.
Negara lain aja bisa kirim delegasi selevel menteri kok.
Wajar banyak yang bertanya-tanya, termasuk Dino Patti Djalal, soal keputusan pemerintah yang hanya mengirim dubes.
Padahal, ini Iran loh. Ini regional power di Timteng loh. Sayang banget kalau kita ga bisa berteman dengan Iran.
FOTO: KEMENLU, Khamenei (dot) ir
TEMAN-TEMAN LIHAT INI!!
Ada anak menteri ikut bapaknya dinas ke New York.
@.Dody Hanggodo hello pak 🙃
WNI tanya WNI...
Boleh sih begini?? Kunjungan kerja bawa anak istri??
Mau tanya juga, nama anaknya masuk list SK delegasi berarti ngikut pake duit negara gitu kah?? @.KemenPU
Beneran Nanya ini😌
Mumpung Kegiatan Masih 6-7 hari, masih bisa itu revisi😉
HIGH-LEVEL MEETTING ON THE MIDTERM REVIEW OF THE NEW URBAN AGENDA NEW YORK
(13-19 Juli 2026)
Subuh, Yogyakarta, 9 Februari 2008
Lambang Babar Purnomo, seorang PNS arkeolog senior, alumni FIB UGM, ditemukan tewas di selokan di jalan lingkar luar utara Yogyakarta.
Dia baru pulang sekitar jam 4 pagi setelah bertemu dengan sejumlah teman arkeolognya.
Harusnya di hari itu, siangnya, dia menjadi saksi ahli dalam persidangan perkara kehilangan dan pemalsuan beberapa benda berupa arca, koleksi Museum Radya Pustaka, Solo.
***
Beberapa waktu sebelum kejadian, dia ditugaskan kantornya untuk pengambilan dan pengembalian benda pusaka ke tempat seharusnya.
Benda-benda itu akhirnya Pak Lambang temukan di bangunan rumah pribadi di Jakarta.
Milik siapa rumah itu?
Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto.
Setelah menjemput arca di rumah itu, Pak Lambang juga bilang bahwa ada fosil gading dan arca-arca lain tanpa dokumen.
Pak Lambang dijadwalkan menjadi saksi ahli di pengadilan untuk kasus ini.
***
Polisi menyatakan kematian Pak Lambang adalah karena kecelakaan tunggal sepeda motor.
Tidak ada yang janggal kata Polisi.
Tapi, ini janggal karena jenazahnya tidak menunjukkan kalau itu kecelakaan tunggal.
Setelah diotopsi, laporan medisnya bilang, ini tidak seperti biasanya kecelakaan tunggal sepeda motor
Dokter yang melakukan otopsi bilang kalau ini tidak seperti kecelakaan, tapi bisa jadi karena: kepalanya dipukul atau dipuntir.
"Seperti di film-film itu, lo, sampai bunyi krek."
Kutipan dokter itu dimuat di laporan Tempo tanggal 29 September 2008.
Tapi polisi tetap menyatakan itu kecelakaan tunggal.
Kematiannya tidak pernah dibawa ke pengadilan.
Kebetulan Tempo, beberapa bulan lalu mengangkat kasus ini sebagai kilas balik. Menarik disimak.
GURU BESAR UI: GAJI DOSEN INDONESIA TERENDAH DI ASEAN!
Dua tahun lalu #JanganJadiDosen viral gara-gara postingan saya.
Fast forward, hashtag itu disebut. Di Mahkamah Konstitusi.
Kesaksian saksi ahli dari pihak pendukung pemohon:
Prof. Ali Berawi, Guru Besar Teknik Sipil, Universitas Indonesia
"Saya yakin Yang Mulia juga sangat memahami, saat tagar Jangan Jadi Dosen, pada saat berbagai keluhan muncul."
"GAJI RATA-RATA DOSEN DI INDONESIA CUMA 3,36 JUTA!"
"DI BAWAH NEGARA ASEAN LAIN, SINGAPORE, BRUNEI, KAMBOJA, THAILAND, MALAYSIA, VIETNAM, DAN BAHKAN FILIPINA"
"NEGARA HARUS HADIR!"
indonesia go internasional lagi nih via ginka ginting komisaris yang viral
Bahkan Martyn Terpilowski, seorang pelaku bisnis dan tech founder, ikut mengkritik penunjukan komisaris tersebut.
Menurutnya, ini seperti "sirkus" dan menunjukkan pemerintah sudah tak peduli lagi dengan pandangan investor global.
Taufik Hidayat jilid dua!!! Bedanya, yang ini pelakunya polisi.
Bayangin, istri sendiri disiram air keras, dicekokin sabu bahkan dipaksa memproduksi narkoba. Engga berhenti di situ, korban juga alami kekerasan baik fisik dan seksual.
Penderitaan ini dialami korban dari 2023. Pelakunya AKP N, polisi aktif Resor Tegal.
Lulusan S3 Australia.
Belasan tahun jadi dosen. Bersaksi di MK.
Gaji pokok: Rp 2,6 juta/bulan.
Kampusnya buru-buru klarifikasi:
"tapi kalau ditambah honor ngajar, insentif penelitian, honor KKN, honor penguji... total Rp 9–16 juta!"
Nah itu dia masalahnya.
Dosen pendidik bangsa ini hidupnya bergantung pada honor yang tidak tetap, bukan gaji pokok yang layak.
Sakit satu bulan, nggak bisa ngajar ,honornya hangus.
Kita bicara orang yang mendidik dokter, hakim, insinyur masa depan bangsa.
Kelayakan hidup mereka harusnya dijamin negara , bukan diserahkan ke mekanisme honor yang fluktuatif.
🙄
'Jangan digangguin, beda kelamin'
Jadi ada mba-mba kisaran seumuran anak SMA, lagi makan ice cream di pinggir jalan sambil nunggu temennya. Tiba-tiba bapak-bapak nyamperin terus ngegodain. Si mba-mba risih dan jalan menjauh biar ga diganggu, tetapi malah diikutin dengan terus digodain.
Untungnya ada bocil akamsi yang lagi main bola, mereka langsung sigap jadi garda terdepan mba-mba itu sampe nyuruh mbanya lari dari si bapak.
Respect banget sama orang tua dan lingkungannya yang bikin anak kecil itu uda pada paham masalah begini👍