Benar kata Dokter Gia, anxiety sering muncul karena terlalu memikirkan masa depan, sedangkan depresi sering berkaitan dengan terlalu terfokus pada masa lalu.
hmm... rasa-rasanya ini kaya pola 1998 wkwk
dulu pakto 88 bikin bank banjir biar kredit merata, ekonomi tumbuh.
tapi, ujung-ujungnya tu duit cuma muter-muter ke konglo, bank ambruk, blbi ratusan triliun, uang pindah ke elit, seolah ga terjadi apa - apa, ada aja cara elit mindahin uang.
sekarang bank himbara lagi guyur 100t...
beneran ga bakal keulang pola yang sama?
curiga bjir😅
Pemerintahan yang bodohnya ke semua level. Diplomasi tidak bisa, empati tidak punya.
Even tetangga terdekat aja bisa diplomasi, negara ini lebih memilih cari negara lain. Presiden, Menlu, Menteri ESDM buruk semua.
Pemerintahan terburuk dalam sejarah bangsa Indonesia.
Sabda Rasulullah ﷺ tentang kemunculan panji-panji hitam dari arah Timur (Khurasan). Hari ini, tanda-tanda itu seakan mulai terlihat di hadapan kita perlahan pasti.
Sadarkah kita? Kini, 3 negeri penting—Iran, Syam, dan Yaman—dipimpin oleh para Sayyid, keturunan Rasulullah ﷺ.
Tidak pernah Masjidil Aqsha tak melaksanakan shalat tarawih dan shalat Idul Fitri selama 59 tahun ke belakang. Kecuali hari ini.
Dan, kita semuanya berdiam diri.
Kalau pajak dikelola dengan baik kasih return yg mantap buat warga sipil gue ya ikhlas2 aja bayar pajak, tapi ini? pemerintah itu kebanyakkan ngeyel dan ga denger request an dr warga sipil sendiri
Suka bingung, kenapa hidup hrs ditentukan oleh pemerintah? misal kaya perang yg ngotot perang dll kan petinggi nya tapi yg kena warga sipil? Yg bayar pajak warga sipil bener2 aneh. Gue as WNI ga pernah setuju INDONESIA jd bagian dr BOP tapi tetep aje masuk BOP .. stress
FEAR MONGERING YOU SAID? LET ME LAY OUT TO YOU WHAT HAPPENED DURING THESE PAST ALMOST 2 YEARS:
1. Agustus 2024. Demo tolak pembangkangan putusan MK soal UU Pilkada. 254 luka, 380 ditangkap. Aparat juga serang demonstran lewat akun medsos pribadi.
2. Agustus 2024. Kaca mobil Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran, jurnalis Tempo dan host Bocor Alus Politik, dipecahkan orang tak dikenal.
3. Maret 2025. Demo tolak revisi UU TNI. Polisi gunakan pentungan, gas air mata, meriam air. Jurnalis diserang dan dipaksa hapus rekaman.
4. Maret 2025. Francisca Christy Rosana, jurnalis Tempo dan host Bocor Alus Politik, dikirim kepala babi dengan telinga terpotong. Dua hari kemudian, enam bangkai tikus dilempar ke kantor. Lalu di-doksing di Instagram dengan ancaman “sampai mampus kantor kalian.”
5. Mei 2025. Aksi Hari Buruh. 14 ditangkap termasuk paramedis. 13 dipukuli sampai luka serius. Korban yang melapor kemudian mengalami 17 kali intimidasi dan penguntitan dalam satu bulan. Tidak satu pun pelaku kekerasan aparat diproses hukum.
6. Agustus 2025. Demo tolak kenaikan tunjangan DPR. Affan Kurniawan, pengemudi ojol, tewas dilindas kendaraan taktis Brimob. 5.444 ditangkap. 997 ditetapkan tersangka.
7. Setelah aksi reda, negara masuk ke ruang digital. Delpedro Marhaen, Muzaffar Salim, Khariq Anhar, Syahdan Husein, Laras Faizati Khairunnisa. Semua dijerat pasal pidana karena konten daring. SAFEnet catat 299 insiden keamanan digital dalam satu triwulan.
8. Desember 2025. DJ Donny mengkritik penanganan bencana Sumatera. Diteror lewat pesan digital, lalu bangkai ayam dikirim ke rumah dengan surat ancaman. Dua hari kemudian, bom molotov dilempar ke rumahnya.
9. Desember 2025. Iqbal Damanik (Greenpeace) diserang di kolom komentar medsos, lalu bangkai ayam dikirim ke rumah. Sherly Annavita diteror lewat pesan, lalu mobilnya divandal. Yama Carlos terima pesan WhatsApp: “Segera hapus konten TikTokmu.”
10. Maret 2026. Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, disiram air keras setelah rekam podcast soal UU TNI. Luka bakar 24% tubuh. Tiga hari sebelumnya sudah diteror lewat panggilan nomor tak dikenal. Empat prajurit BAIS TNI ditetapkan tersangka.
Ini baru sebagian yg bs saya sebut. Dan ini baru JAKARTA.
Dude, just because we can tweet does not mean we are okay. We might be okay, but those people who fight for us so that we can tweet like you said, they're not okay. So let's go out from our bubble. We're the privileged ones.