Setelah Fire Play melewati perjalanan kolaboratif yang mengesankan, apa tahap selanjutnya untuk kami?
Kini hadir, Fire Play: SPREAD! 🔥
Yuk, simak thread berikut untuk mengenal Fire Play: SPREAD lebih dekat!👇
Yuk, cek thread di bawah untuk melihat keseruan rangkaian kegiatan Participatory Youth Workshop yang diselenggarakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada tanggal 11 dan 12 Oktober 2025 lalu!
Lokakarya ini akan diadakan pada tanggal 11 & 12 Oktober 2025 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Partisipan lokakarya akan terdiri dari siswa-siswi SMA dan SMK bersama guru atau pendamping yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah, sebanyak setidaknya 20 orang.
Fire Play: SPREAD membuka perjalanan diseminasi pengetahuan dengan “Participatory Youth Workshop” bersama anak muda Kalimantan Tengah. Melalui lokakarya ini, mereka diajak berdiskusi dan mengkritisi langsung isu kebakaran hutan dan lahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari!
"Harapan Pasca-Kebakaran"
📸 Michael Don
📍Satiruk, Kec. Pulau Hanaut
Tenda sederhana di tengah lahan hitam legam itu menjadi tempat tinggal sederhana dari sepasang suami-istri yang lahannya habis terbakar.
#FireArchives
"Menghadang Jingga Gumpalan Api"
📸 Angela Iban
📍Serambut, Kec. Pulau Hanaut
Warna jingga itu dari gumpalan api. Melalap vegetasi kering hingga membesar, membubungkan asap tebal. Seorang anggota Regu Siaga Api (RSA) mendekat, tak ada pilihan selain meredakan
#FireArchives
Setelah Fire Play melewati perjalanan kolaboratif yang mengesankan, apa tahap selanjutnya untuk kami?
Kini hadir, Fire Play: SPREAD! 🔥
Yuk, simak thread berikut untuk mengenal Fire Play: SPREAD lebih dekat!👇
Fire Play: SPREAD hadir sebagai proyek yang fokus pada penyelenggaraan diseminasi yang kreatif dan inklusif. Fire Play: SPREAD dirancang untuk memantik narasi keadilan iklim yang peka akan isu GEDSI, serta mendorong kebijakan mengenai api yang berorientasi pada masyarakat adat.
Postingan yang ada di media sosial atau media sosial itu sendiri, ternyata bisa menjadi penjembatan informasi, misalnya mengenai kebakaran hutan di Kalimantan.
Baca tulisan Aryo, Edwin, dan Rugun “Burning Distance” selengkapnya di:
https://t.co/qsVBsI2UqC
https://t.co/qsVBsI2UqC
Ironisnya, dalam konteks kebakaran hutan, sanksi yang lebih tegas justru diberlakukan kepada masyarakat biasa dan petani kecil, alih-alih kepada para pengusaha besar.
Baca tulisan Gemilang “Carbon on Fire” selengkapnya di:
https://t.co/ymkQv4pnFJ
https://t.co/ymkQv4pnFJ
'Everyone sensed that something was quite wrong with plantation life, but it was a form they knew how to navigate' (Tania Li & Pujo Semedi)
Baca esai fotografi Michael Don selengkapnya mengenai "Out of the Ashes"
https://t.co/v2iJv7cX1k
https://t.co/v2iJv7cX1k
"Saya akan mulai menggunakan api lagi tahun depan waktu musim kemarau. Saya mau coba tes mereka polisi itu sampai sejauh mana mereka mau mengurusi api. Kita lihat bagaimana reaksi mereka." -Pak P
Baca selengkapnya tulisan Hafiz
https://t.co/2qSyABisxR
Benarkah tidak semua boleh atau bisa berpartisipasi dalam upaya pemadaman api?
Baca tulisan “Gendered Flames” oleh Hanina dan Sofyan!
https://t.co/zu1ezRUh7j
https://t.co/zu1ezRUh7j
https://t.co/zu1ezRUh7j
Mengapa kebakaran terus terjadi meskipun telah banyak proyek restorasi dan iming-iming upaya pencegahan?
Baca selengkapnya di tulisan “ ‘Bermain’ Api” oleh Sofyan Ansori, Aryo Danusiri, dan Paramita Utami.
https://t.co/9CYX2DaDu9
https://t.co/9CYX2DaDu9
Dalam kerja-kerja pemadaman, kesehatan—bahkan nyawa—menjadi taruhan. Pemadaman api di kebakaran lahan gambut adalah kerja yang intensif baik secara fisik maupun mental. Sayangnya, keintensifan ini tidak terbayar dengan insentif yang selayaknya. Simak kisah mereka!