Halo @pln_123 sekitar 15.00 tadi terjadi lonjakan listrik di rumah saya, ada tiga kipas angin yang tiba2 berputar kencang dan diakhiri dengan listrik mati. Apakah ada masalah di area Duren Sawit dan sekitarnya? Kami khawatir akan merusak perangkat komputer yang aktif saat itu.
Bakar. Mungkin tak ada sisa rindu utk dibakar. Untuk berdua. Yg mungkin merana karena dingin dan dahaga. Karena pintanya bakar sendiri saja. Tak perlua berdua. Padahal rindunya besar2. Tak kuat tanpa berdua. Tapi apa nyana. Karena biasa, tampaknya dia yg makin merana.
Lari. Kupandangi kedua kaki yg bergerak. Langkahnya pelan. Lalu bertambah cepat. Seperti melayang. Makin cepat. Aku berlari. Ada yg mengalir di pangkal hidung. Kukira peluh, tp adanya air mata. Kulepaskan bantal yg terpeluk erat. Lampu malam masih menyala. Bahagia rasanya.
Persona. Aku tak suka mendengar suaraku. Terdengar bodoh dan sengak. Tapi tdk utk mereka yg mendengar & melompat girang. Mendengarkan nyanyianku yg lantang. Membius. Aku hanya meringkuk sembunyi dgn wajah penuh peluh. Biarlah suara sengak ini memayungiku dari segala riuh dunia.
Berjalan. Otomatis, itu normal. Usah dipikir, melangkah saja. Tp tdk dgn saya. Yg baru paham kinerja badan pasca stroke. Bahwa bergerak itu dipikir, direncanakan agar tepat guna. Klo tdk, berantakan. Tp kamu tdk peduli itu. Berputar melingkari kaki menghalangi jln. Minggir Meng!
Sampah. Tdk semua diangkat oleh pak sampah. Jgn byk2, apalagi potongan tanaman. Biasanya terbiar berceceran. Kecuali dikibarkan rupiah yg perkasa. Apapun diangkut, juga oleh pak barkas. Nanti buang di mana aja pak, jwbnya ketika saya tny akan dibuang kemana sampah2 ini nantinya.
Terbit. Sebentar lagi akan ada yg datang. Mengintip dari atas kepala. Bertanya, apa yg baru saja kamu lakukan? Selain meratapi kipas listrik yg tdk mau menoleh melihatmu dalam keburukan, meninggalkanmu yg berpeluh dan berkeluh dalam kata. Hingga benderang. Hingga benderang.
Ucil. Kucing kecil di garasi; numpang tidur & makan. Berebut dgn saudara2nya. Ia jg takut manusia. Suka mencakar. Padahal byk yg naksir ingin membawa pulang. Lalu lari dgn bulu lebatnya. Mungkin ia merasa berbeda. Ada darah campuran di sana. Mungkin besok kupanggil Dave saja.
Minta makan. Bagaimana caranya mendidik anak orang lain yang awalnya selalu kita suguhkan cemilan dan makanan agar senang bermain dgn anak kita di rumah tapi setelah kali sekian jadi berani minta makan duluan ke kita ya?
Jumat. Hari dimana selalu lama menimbang; kemeja atau kaos? Akhirnya kupilih kemeja setelah sebelumnya memilih kaos yg ternyata bau hujan, apek. Lalu tiba tantangan berikut; mengancingkan kemeja dengan tangan kiri yg kaku pasca stroke. Fiuh! Selamat hari Jumat teman semua!
Menghabiskan secangkir kopi, menikmati potongan banana cake, menemani si kecil bermain, mendiskusikan ketidakterbatasan dunia animasi bersama mahasiswa, tidak lupa memakai batik di hari yang cukup hangat ini.
Sore ini disetrum sama si bocah. Ujarnya, semua hp, tablet sampai komputer di rumah sudah kakek-kakek. Jadi teringat uban di kepala. Untungnya, rejeki masih bisa dicari walau terhimpit luar biasa. Untungnya juga, masih bisa bersyukur untuk uban yang ditutup sementara.
OBJKT#318454
Salah satu coretan awal film Balloons sudah hadir di HEN, kuys lah melipir ke link di bio 😅🙀
#nftart#balloons#cirikun https://t.co/fG5y4kXfop
I am attesting that this twitter handle @firmanwijasmara is linked to the Tezos account tz1iXiS96FfwmLN7AEHuJ4VimQPv8QCiWz5W for @tzprofiles
sig:edsigthLksFqERKxf7j4keXL3au2xYg3qHKUr7CtdFFHmp8g863fLvYvXjUwy6cZtA8JhNYMT3Mq6VYoupfVpxGYbsoHczUPEcq
Selain keselip lidah dan kerap lupa sama hal sepele, barusan juga bukti kekurang fokusan ketika hendak minum vitamin pagi: salah buka botol dan memakan ikan kering untuk lauk 😅😋. #LongCovid