@pwincessaca@kelincbulan@KeurCobain@_Schatz2 gabisa dituntut soal misahin orang pda, aturan klo jelas dilarang pda ya kita negur ga bisa dituntut. klo violence, baiknya memang jelas bisa lerai, tapi tergantung pribadi masing2 soal mau terlibat dan meresikokan diri dgn tdk membedakan mau korbannya laki atau perempuan
@kelincbulan@KeurCobain@_Schatz2 ya dari apa yg terjadi kan udah bisa dilihat. klo ada violence, reaksi pertama ya jelas lindungi diri, karena pilihannya 2, antara kena pukul, atau dituntut karna masuk ke urusan orang. klo soal pda, itu udh ada aturan dan norma di tempat itu, dan kita berhak negur. makesense?
@bakarisep@KapudS640 ya pahami bahwa trust issue ke parcok emg udah se mengakar ini karena kasus nya ga satu dua. gua memaklumi dengan apa yg mereka takutkan, cuman memang prosedur harus berjalan kan.
Dari rezim ini kita belajar:
1. Judol bisa dibasmi: buktinya Mandiri bisa blok rekening pendemo Pati atas perintah aparat
2. Bangunan sekolah bisa distandardisasi, sekolah rusak bisa segera renov: buktinya bangunan Kopdes bisa berdiri sampe pelosok negeri
3. Gaji nakes, guru, dan dosen bisa lebih sejahtera: buktinya ribuan karyawan SPPG bergaji di atas mereka
4. Jumlah kriminal di Indonesia bisa berkurang signifikan, kasus kriminal lebih cepet kelar: buktinya jumlah aparat saat demo sebanyak itu
Kita jadi tau kalo kita bisa, cuma mereka aja yang nggak mau😊
Kesimpulannya: kebobrokan memang sengaja dipelihara buat meraup suara di pemilu😊
thank youuu so much untuk videocall hari inii akhirnya ketemu lagiii setelah sekian lamaaa, semogaaa kalian ga boseennn ketemu aku, cerita cerita teruuuss yaaa. terimakasihhhhh untuk segala effort nya yaa. *maafbangettadiadangelagngelagnya 🙏🏻
@MngFerry ini klo show, paling pengumuman nya bukan siapa aja yg tampil, tapi siapa yang ga tampil, karna klo ga ada yg ga tampil, ya semuanya pasti tampil