Setelah Iran menghancurkan puluhan instalasi radar AS Israel di wilayah tersebut,hujan deras mengguyur Iran.Hujan sebanyak ini blm prnh terjadi dlm beberapa dekade.Perang iklim melawan iran yg diperingatkan oleh mantan Presiden Iran Ahmadinejad,ternyata benar adanya
🎥 @Zabayar
Santri ini di keroyok oleh kedua orang teman nya , korban kemudian kabur berlari ke lantai 2 mencari gurunya untuk mendapatkan perlindungan .
Tapi bukan nya melindungi , malah ustadz A.W melakukan kekerasan juga kepada korban .
Akibat nya korban mendapatkan luka yg sangat serius .
Keluarga korban mengharapkan itikad baik dari orang orang yg menyiksa korban untuk bertanggung jawab . Santri ini bernama mustakim , asal Makassar .
Harus di hukum mereka itu , dan harusnya menanggung semua biaya pengobatan korban .
Pesantren juga harus ikut bertanggung jawab .
Karena orang tua menyerahkan anak ke pondok pesantren, dengan harapan pengelola pondok berperan seperti orang tua kepada anak didiknya , mendidik & melindungi mereka .
Ini terjadi di Pesantren Darul Ulul Amiral , Galesong Utara , Kabupaten Takalar .
Video Siswa Melawan Guru di Langsa Kembali Hebohkan Media Sosial
LANGSA – Dunia pendidikan di Kota Langsa kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video singkat yang memperlihatkan tindakan tidak terpuji seorang siswi terhadap gurunya. Video yang berdurasi beberapa detik tersebut mendadak viral setelah diunggah di berbagai platform media sosial pada jumat (24/4).
Dalam rekaman tersebut, terlihat suasana di dalam sebuah ruang kelas. Seorang siswi yang mengenakan seragam batik dan rok abu-abu tampak terlibat adu mulut yang hebat dengan seorang siswi lain di depan papan tulis.
Suasana semakin memanas ketika seorang guru wanita mencoba menengahi dan memberikan teguran. Alih-alih patuh, siswi tersebut justru menunjukkan gestur melawan, membentak, hingga mengarahkan telunjuknya ke arah sang guru dengan nada bicara yang tinggi. Perdebatan tersebut disaksikan oleh siswa-siswi lain yang berada di dalam kelas.
Kejadian ini memancing beragam reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyayangkan merosotnya nilai etika dan karakter siswa terhadap tenaga pendidik.
"Sangat miris melihat moral generasi sekarang. Guru adalah orang tua di sekolah, tidak seharusnya diperlakukan seperti itu," tulis salah satu komentar netizen.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan setempat mengenai pemicu utama keributan tersebut. Namun, masyarakat berharap pihak sekolah segera memanggil orang tua siswa yang bersangkutan untuk dilakukan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Kasus ini menambah daftar panjang insiden pelanggaran disiplin siswa di lingkungan sekolah, yang menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan dalam menanamkan pendidikan karakter sejak dini.
Aksi tendangan kungfu mencoreng kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20 saat laga Bhayangkara FC vs Dewa United pada Minggu (19/4/2026). Akibat tindakan tidak sportif di wadah pembinaan usia muda ini, Fadly Alberto dikabarkan langsung dicoret dari skuat Timnas Indonesia U-20 sebagai bentuk sanksi tegas.
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih nyaman lagi, instal aplikasi BeritaSatu/Investor Daily di iOS dan App Store.
#BeritaSatu #SepakBola #TendanganKungfu #EksPemainTimnas #SaatnyaMajuBersama
🇮🇩Aksi tendangan kungfu saat laga antara Bhayangkara U-20 vs Dewa United U-20 berujung pada dicoretnya Fadly Alberto Henga dari Timnas Indonesia U-20.
Ketua BTN, Sumardji, menyatakan keputusan tersebut langsung diambil tak lama setelah insiden, membuat Fadly kehilangan tempat di skuad Garuda Nusantara.
📝@officialinews_
RESMI! Fadly Alberto Hengga Dicoret dari Timnas Indonesia U-20
FADLY Alberto Hengga resmi dicoret dari Timnas Indonesia U-20 setelah melepaskan tendangan Kungfu ke pemain lain di Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Kabar ini dikonfirmasi Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji saat dihubungi akun futboll.indonesiaa.
"Sudah dicoret di Timnas Alberto hengga. Dia pemain kunci Timnas U-20,” kata Sumardji.