Yang Jian yang sedang mencari barang-barang yang bisa digunakan untuk membuat api unggun melihat sesuatu yang mencuat dari hamparan pasir. Ia mengangkat sebuah papan kayu dengan guratan angka dan huruf.
........................Kering. Bisa dipakai sebagai kayu api unggun.
@ofloftyheart@insolemnzia Nézhā sendiri … yah, kurang lebih sama seperti Áo Bǐng; sedikit lecet di sana dan sini, namun ia pun tampak tak peduli selama mereka tak mengganggu. Malah, ia mengangkat beberapa ikan yang masih hidup yang sempat ia tangkap sebelum bergabung dengan Áo Bǐng dan Yáng Jiǎn.
@ofloftyheart@flameswarden Tiada pernah terlintas sepanjang tiga tahun hidupnya itu bahwasanya akan terdampar seperti ini. Bilamana pernah sama sekali, mungkin dirinya tak perlu gelagapan menanti suaka di alam liar.
“Èr gē!” sahutnya sembari menghampirimu, melirik Nézhā yang baru datang -
[OPEN PLOT Ayo selamatkan barang masing-masing]
".... Ugh."
Membuka matanya perlahan, Yoshiyuki mendapati tubuhnya sudah kotor terbalut pasir yang bercampur air laut.
Ah. Rupanya pesawat mereka mengalami kecelakaan.
saja ia tak membawa satu pun t*pperware milik ibundanya di rumah.
Tidak butuh waktu lama sampai ia menemukan sebuah batang kayu yang kelihatan cukup kokoh untuk dijadikan senjata. Yah, paling tidak bisa untuk menghajar orang dan menangkap ikan. Sekarang, mana Áo Bǐng ….
Siapa sangka wacana yang mulanya untuk berlibur dan melepas penat justru malah melipatgandakan pening yang melanda. Nézhā bukan anak tanpa kemampuan bertahan hidup, tapi kalau seperti ini, semuanya jelas berbeda. Ia bahkan tidak sempat menyelamatkan semua tas bawaannya—untung