GUys ini sakit sih......
Lu pada ingat gak kemarin ada dua Dirjen Kemenkeu yang dicopot tanpa penjelasan resmi,
tanpa konferensi pers,
tanpa pernyataan apapun dari kementerian?
Semua pejabat Kemenkeu kompak bungkam.
Tidak ada yang mau menjelaskan kenapa.
Nah sekarang setelah konpers Purbaya mulai kelihatan gambarannya.
Dan ini jauh lebih dalam dari sekadar rotasi biasa.
Ternyata ada sabotase dari dalam.
Purbaya di konpers ini mengakui secara eksplisit ada informasi yang sengaja bocor dari internal Kemenkeu untuk merusak kepercayaan pasar.
Bocoran pertama:
kas pemerintah hanya cukup 3 minggu.
Bocoran kedua:
uang negara tinggal 120 triliun dan hampir habis.
Bocoran ketiga :
dan ini yang paling gila: ada yang dari internal bilang ke investor asing:
Jangan bawa Menteri Keuangan ini ke temu investor. Dia tidak bisa bahasa Inggris dan akan mengacaukan.
Itu dari internal, kata Purbaya secara langsung.
Bukan dari oposisi.
Bukan dari pengamat.
Dari dalam Kemenkeu sendiri.
Dampaknya nyata ke pasar.
Tiga informasi itu meskipun tidak akurat sudah terlanjur membentuk ekspektasi negatif di pasar.
Rupiah tertekan sebagian karena sentimen yang dibentuk oleh bocoran-bocoran itu.
Dan Purbaya harus terbang ke luar negeri,
ketemu investor satu per satu
menjelaskan bahwa kondisi fiskal kita tidak separah yang disebarkan.
Bule-bule itu bilang clear.
Investor-investor besar juga tidak menanyakan itu lagi.
Tapi kerusakan sentimen sudah terlanjur terjadi di dalam negeri.
Soal pencopotan dua Dirjen jawaban Purbaya sangat mengejutkan:
Ketika wartawan bertanya langsung apakah pencopotan itu ada hubungannya dengan bocoran-bocoran itu Purbaya menjawab:
Iya dan tidak. Ada sedikit.
Tapi ada yang lain-lain juga.
Ini adalah pengakuan implisit yang sangat jelas.
Ada sedikit hubungannya tapi bukan satu-satunya alasan.
Artinya ada akumulasi masalah yang akhirnya sampai di titik Purbaya memutuskan harus ada pergantian di level Dirjen.
Dan ada tiga masalah lain yang terungkap bersamaan:
Pertama
40 perusahaan asing tidak bayar pajak semestinya.
Mayoritas perusahaan China.
Under invoicing ekspor melaporkan nilai ekspor lebih kecil dari yang sebenarnya untuk memperkecil pajak dan bea keluar.
Dua sudah dikejar dan berjanji membayar.
Tapi 38 yang lain masih berjalan normal.
Tebakan mereka benar kita tidak akan berubah.
Dan yang lebih mengkhawatirkan Purbaya mengindikasikan ada kemungkinan oknum di Dirjen Pajak yang melindungi perusahaan-perusahaan itu:
Kalau dikasih ke orang pajak yang di situ aja sepertinya dilindungin juga kelihatannya.
Makanya rencananya membentuk tim khusus langsung di bawah Irjen atau Sekjen bukan Dirjen Pajak.
Kedua
dokumen pajak jalan tol dan pajak orang kaya yang Purbaya sendiri tidak tahu ada.
Wartawan tanya soal dokumen rencana pajak baru yang beredar pajak jalan tol, pajak orang kaya.
Jawaban Purbaya:
Pajak orang kaya saya baru dengar kemarin.
Pajak jalan tol sama, baru tahu kemarin."
Wartawan bilang dokumen itu ada tanda tangan elektronik Purbaya.
Oh, tanda tangan elektronik ada loh.
Kadang mereka bilang 'sudah aman Pak' saya tanda tangan."
Seorang Menteri Keuangan tidak tahu ada kebijakan yang beredar atas namanya karena terlalu percaya ke staf yang bilang "sudah aman."
Ketiga
sistem IT SPT pajak yang masih bermasalah.
Wajib pajak yang sudah mengisi SPT badan datanya bisa hilang begitu saja setelah server dimatikan 15 menit untuk maintenance.
Semua isian dari awal lagi.
Purbaya bilang sudah ada yang sengaja menghidupkan lagi akses yang sudah dimatikan:
Ada orang dalam yang ngidupin lagi gitu.
Gambar besarnya dan ini yang paling mengkhawatirkan:
Kemenkeu adalah kementerian yang secara eksternal paling dipercaya investor global saat ini. S&P bilang stable. IMF bilang bright spot.
Tapi di dalam:
Ada Dirjen yang diduga aktif sabotase kepercayaan pasar terhadap Menkeu-nya sendiri.
Ada 40 perusahaan asing yang tidak bayar pajak semestinya dengan indikasi ada yang melindungi dari dalam Dirjen Pajak.
Ada kebijakan yang ditandatangani Menteri tanpa Menteri benar-benar tahu isinya.
Ada sistem IT yang masih bisa disabotase dari dalam.
Dan Menkeu yang paling dipercaya investor global ini masih harus berperang melawan sistemnya sendiri dari dalam.
Kalau Kemenkeu saja masih seperti ini bayangkan kondisi di kementerian lain yang tidak mendapat sorotan sebesar ini.
sungguh sakit ini negeri kita
hubungan unik ini terjadi antara tarantula jenis Xenesthis immanis, dengan katak kecil bernama dotted humming frog atau nama latinnya Chiasmocleis ventrimaculata.
fyi, tarantula itu predator yang makan apapun yang seukuran dengan mulutnya, termasuk katak kecil, serangga, dan kadal. dan dotted humming frog itu katak seukuran ibu jari manusia, yang harusnya jadi santapan empuk bagi tarantula.
tapi si tarantula ga makan. nah ternyata, setelah diteliti, ada kesepakatan ga tertulis antar mereka supaya sama-sama dapat keuntungan.
buat si tarantula, masalah utama dia tuh telurnya sering dimakan semut api dan serangga lain yang bisa menyelinap ke sarangnya. tarantula memang besar dan menakutkan, tapi dia gabisa ngejar semut satu per satu.
nah, si katak lah yang bertugas menjaga telur dari semut dan serangga kecil dengan cara memakan mereka.
begitupun si katak, dia bisa dapat perlindungan dari tarantula dari predator besar lainnya. jadi telur aman, dapat makanan, dapat perlindungan juga.
"tapi jadi timbul pertanyaan gasih kalo gini? kenapa si tarantula ga makan kataknya aja?"
nah, para peneliti menduga tarantula bisa mengenali katak jenis ini secara spesifik. ada penelitian yang mencoba memasukkan katak dari spesies lain ke sarang tarantula yang sama, dan tarantulanya langsung memakannya.
tapi kalo yang masuk dotted humming frog, dia dibiarkan.
kemungkinan besar tarantula mengenali si katak dari bau khusus atau sinyal kimia yang dikeluarkan tubuh si katak. jenis kulit katak ini mengeluarkan zat yang bikin tarantula tau kalo dia bukan mangsa.
sumber yang bisa dibaca:
https://t.co/t8L7XwWWFf
https://t.co/T6zNJVNyMM
https://t.co/Hs7waDLXrj
Menurutku, ada 3 masalah yang cukup umum dihadapi banyak cowok:
- baru mulai dapet kerjaan dan mulai nikmati gajinya sendiri, udh didorong2 utk nikah dan ngehidupin anak orang.
- atauu, suka sama seseorang, tp hidupnya masih belum mapan, dan khawatir cewek yang disukainya keburu nikah sm orang lain.
- atauu, udah punya duit cukup, malah diincer sama sodara atau dapet pacar yang super demanding.
@hnirankara Ntar kalo ga balik modal gimana, ntar kalo ga cukup buat harian gimana, makanya untuk warga miskin jarang berbisnis yang bisa naik sampe skala besar, contohnya saja pasti ada saja pebisnis yang memakai backstory awalnya coba2 jualan karena gabut eh malah rame, karena apa ya betul
@hnirankara Kenapa ada anomali perintis yg bisa sukses, karena ada faktor x yaitu org tua perintis yang sudah ad modal, mereka bisnis ya hampir bisa dibilang nothing to lose, kalo rugi masih ada yg backup, coba kalo yg sudah miskin struktural, mau buka usaha aja mikir2