Seorang bocah gak pernah sekolah SMA mengolok olok orang tua bergelar profesor.
Kenapa dia berani?
Karena bapaknya seorang presiden ketika itu.
Bocah ini adalah aib buat bangsa ini.
⚠️IMAGINE!
Ada warga sipil tak bersalah yang dikeroyok, dipukuli, ditelanjangi, dianiaya dengan brutal, dan dib*nuh oleh ormas yang KETUA DEWAN PEMBINANYA ADALAH PRESIDEN YANG SAAT INI MENJABAT!
ONCE AGAIN, IMAGINE!
@LambeSahamjja GAK GITU KONSEPNYA WOK, LU TUH PRESIDEN!! UDAH BERAPA PERIODE LU NGEMIS BUAT MINTA JADI PRESIDEN. SEKARANG UDAH MENJABAT MALAH NYIMENG, LU TUH GAK PANTES JADI PRESIDEN. LU GAK PANTES JADI KANUSIA, DAN STOP NGOMONGIN MBG SAAT NEGARA LU KRISIS, ANJING!!
isi yapping prabowo di ntt:
- ucapan terimakasih ke aparat semua
- saudara saudara sekalian
- saya sengaja tidak datang di awal
- saya kasih kesempatan untuk pejabat daerah
- bisa tidak atasi sendiri dulu
- jangan sedikit sedikit pemerintah pusat
- tapi saya liat sudah terkendali semuanya
- saya dapat laporan dari bupati dan gubernur MBG bermanfaat
- di situasi seperti ini
- hanya elit yang tidak mau MBG ada
- 1 porsi makanan emang tidak artinya kalo udah kaya
- saya ingin ada budidayakan ikan 100 hektar di pantai
PEMBERITAHUAN PENTING🚨🚨
Bambang Setiyawan (59) seseorang penjual cermin di pinggir jalan menjadi korban kericuhan demo pada 27 Agustus 2026
Turut berduka cita untuk keluarga korban 🤲
🚨 URGENT WARNING:
AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI TERJADI MALAM INI (28/8/2026)!
Peringatan bahaya untuk seluruh warga di lereng Gunung Merapi (Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten)! Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merekam kejadian Awan Panas Guguran (APG) pada Jumat malam, 28 Agustus 2026 pukul 21.22 WIB.
PARAMETER TEKNIS LUNCURAN
• Waktu Kejadian: 21:22 WIB
• Estimasi Jarak Luncur: ± 2.000 meter (2 km)
• Arah Luncuran: Barat Daya (Hulu Kali Sat / Kali Putih)
• Amplitudo Maksimum: 87,74 mm
• Durasi Sinyal: 116,97 detik
PANDUAN KESELAMATAN & REKOMENDASI MITIGASI SEGERA:
1. JAUHI ALUR SUNGAI SEKTOR BARAT DAYA & SELATAN
Dilarang keras melakukan aktivitas apapun di sepanjang alur sungai yang berhulu di Merapi, terutama sektor Barat Daya (Kali Bebeng, Krasak, Sat/Putih) dan Selatan (Kali Boyong, Bedog). Material awan panas yang mengendap berisiko menjadi lahar dingin jika terjadi hujan deras di puncak.
2. ANTISIPASI HUJAN ABU VULKANIK
Masyarakat di area terdampak sebaran abu (khususnya arah angin ke barat/barat daya) diimbau segera memakai masker rapat (N95/medis ganda) dan kacamata pelindung saat berada di luar ruangan.
3. KOREKSI & BERSIHKAN ATAP RUMAH
Jika terjadi hujan abu pekat, bersihkan sisa endapan abu di atap seng/asbes agar beban bangunan tidak berat saat terkena air.
4. SIMPAN AIR BERSIH & TUTUP SUMUR
Tutup penampungan air dan sumur terbuka agar tidak tercemar debu vulkanik yang bersifat asam dan mengandung partikel silika.
Pantau terus arahan resmi dari BPPTKG, BPBD setempat, dan pemerintah daerah. Tetap tenang, siaga, dan jangan termakan isu bohong!