"Perempuan itu makhluk yang suka membayangkan masa depan, maka janganlah engkau (laki-laki) membuatnya menderita dengan harapan tanpa kejelasan.
Halalkan atau tinggalkan, muliakan atau ikhlaskan.''
— Mbah Moen
Perempuan memang sering kali membawa masa depan di dalam kepalanya. Bukan karena dia lemah, tapi karena hatinya terbiasa merajut harapan. Sedikit saja ada kehangatan, sedikit saja ada perhatian, dia sudah mulai membayangkan hari-hari yang lebih tenang, rumah yang lebih hangat, dan kehidupan yang lebih utuh bersama seseorang.
Itulah sebabnya ketidakjelasan terasa begitu menyakitkan baginya.