Kuliah 3 SKS dari Abdul Ghafur Sangadji kepada Yakup Hasibuan Pengacaranya Jokowi.
Yakup pun gagal Faham esensi dari Penunjukkan Ijazah di Gelar Perkara Khusus yang hanya beberapa menit diperlihatkan wkt itu.
Yg dimksd diperlihatkan di Publik adalah dibuka scr umum utk ditelaah klo di Polda kmrn itu semata mata Hak dari Roy Suryo cs utk melihat krn dg barang bukti itu mrk ditetapkan sbg Tersangka.
Ngelihat JG pas make bj pantai di outing 2025 , kan joss dtg lgsg make bj itu kan trs ditanyain sm staff yg nemenin dia "lah ko udh ganti aj sp yg bawain" trs J jwb kl g slh "ada tmn yang udh siapin" anjr gt so" an blg pas acr kaga pny baju pantai pdhl yg bawa gawin pas outing
Ribuan mahasiswa dan elemen sipil yang tergabung dalam Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (PERISAI) menggelar aksi demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).
Dalam aksi ini, mereka membawa 20 tuntutan kepada pemerintah yang dibagi menjadi 11 tuntutan mendesak dan 9 tuntutan umum, mulai dari isu harga kebutuhan pokok, PHK, pendidikan, hingga transparansi Danantara dan kebijakan pertahanan.
Massa bergerak menuju Bundaran HI setelah berkumpul di satu titik sebelum melakukan long march.
Untuk mengamankan jalannya aksi, polisi mengerahkan 5.955 personel gabungan dan mengimbau masyarakat mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan Jakarta.
Baca di: https://t.co/YbTisqvfBk
< #Demo #Mahasiswa #BundaranHI #infografik
Kata pengamat, tertipu sekali tergolong bodoh; tertipu dua kali disebut tolol. Jatuh di lubang yang sama itu seperti keledai. Dua kali berturut-turut kita, rakyat, terutama RW58, tertipu oleh dua pemimpin yang bercitra lugu, satunya lagi, penggantinya, bercitra lucu.
Kapan ya, bangsa ini pintar dan kritis seperti mahasiswa ini agar tidak jadi keledai terus-menerus?
Mantab mbak 👍🏻
Terus berisik smp MBG berhenti.
Tone deaf hrs dibongkar
Evaluasi MBG
Tidak sekedar ganti kepala, cari sumber dana yg baru, suspen bbrp SPPG.
Tp menghentikan dahulu, evaluasi besar2an..
Krn klo tidak, APBN akan terus bocor & sasaran tdk pernah tercapai.
Proyek apa program sih? 😒
Dalam sidang uji materi UU APBN 2026 di Mahkamah Konstitusi, guru sekaligus saksi pemohon Iman Zanatul Haeri mengungkap berbagai dampak yang dirasakan guru PPPK dan honorer setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk anggaran pendidikan.
Mulai dari keterlambatan gaji dan tunjangan, bertambahnya beban kerja, berkurangnya fasilitas pendidikan, hingga menyempitnya peluang pengangkatan PPPK. Ia menegaskan gugatan ke MK menjadi “benteng terakhir keadilan” bagi para guru.
Tadi siang, di Mahkamah Konstitusi, Mas Iman @zanatul_91 bilang,
"Majelis Hakim Yang Mulia, upaya yang kami lakukan secara konstitusional ini adalah upaya yang paling mendasar, jika boleh menyebut, UPAYA TERAKHIR.
Karena akses untuk mengevaluasi agar anggaran kesejahteraan guru dalam anggaran pendidikan tidak diambil oleh MBG, tidak ada salurannya. Jujur saja. Kami mau melapor ke Polisi, Polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke Tentara Nasional Indonesia, tentara punya dapur SPPG. Kami mau mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG.
Jadi memang ini jalan terakhir untuk kami mengadu. Kepada siapa lagi? Kepada konstitusilah kami berharap. (Itu pun) kalo (MK) ngga punya dapur ya."
Sebelum menutup paparannya, Mas Iman bilang,
"Sekali lagi, Majelis Hakim. Kami para guru di sini hadir untuk memberikan peringatan dan kesaksian. Bahwa kita sudah sampai pada masa kebodohan merajalela. Ketika MBG dibela, keracunan dianggap biasa, mempertontonkan keserakahan, dan membiarkan negeri ini dalam malapetaka.
Saya bersaksi, siapapun yang merampok anggaran pendidikan, di dunia DIPENJARA. Di akhirat dia masuk NERAKA."
Ini adalah bukan hanya keluhan, curhat, dan keresahan Mas Iman Zanatul Haeri, seorang Guru Sejarah di Jakarta. Tapi ini juga keresahan saya, Achmad Anwar Sanusi, seorang guru di Pandeglang, Banten. Juga keresahan guru-guru lain di Jawa, di Sumatera, di Kalimantan, di Sulawesi, hingga Papua. Keresahan seluruh guru di pelosok Indonesia terkait MBG ini.
Terima kasih, Mas Iman. Salam hormat!
RANGKAIAN DEMO - JUNI 2026
KOTA YANG SUDAH TURUN AKSI !!!
CEK KOTA MU APAKAH SUDAH?
✓ Jakarta (12 Juni 2026)
Kampus: UI, IPB, PNJ, Universitas Pancasila, Gunadarma
✓ Yogyakarta (12–15 Juni 2026)
Kampus: UGM, Universitas Islam Yogyakarta, BEM Bantul dan aliansi mahasiswa DIY
✓ Solo (12–13 Juni 2026)
Kampus: Aliansi mahasiswa Solo
✓ Bandung (12–15 Juni 2026)
Kampus: FMN Bandung Raya dan mahasiswa lintas kampus
✓ Semarang (15 Juni 2026)
Kampus: UNDIP dan aliansi mahasiswa Semarang
✓ Surabaya (15 Juni 2026)
Kampus: Aliansi Rakyat Surabaya, mahasiswa lintas kampus
✓ Makassar (15 Juni 2026)
Kampus: mahasiswa lintas kampus Makassar
✓ Malang (15 Juni 2026)
Kampus: mahasiswa lintas kampus Malang
✓ Medan (15 Juni 2026)
Kampus: Universitas Sumatera Utara (USU)
Titik aksi: DPRD Sumatera Utara
✓ Banjarmasin (15 Juni 2026)
Kampus: mahasiswa lintas perguruan tinggi Kalimantan Selatan
Suasana di depan Gedung DPRD Jawa Barat hari ini dipenuhi aksi demonstrasi oleh masyarakat sipil serta mahasiswa, Bandung, 15 Juni 2026.
Aksi hari ini menyuarakan keresahan dan kekecewaan rakyat atas sulitnya ekonomi dan kelamnya demokrasi di rezim hari ini. Setahun ini ekonomi rakyat semakin sulit, kebebasan semakin sempit, sementara kekayaan elite dan pejabat semakin melejit. Ketimpangan secara nyata terpampang, membuat rakyat bersatu melawan ketidakadilan.
📸BandungBergerak