Halo Baraya!
Kali ini FLP TwitterLand punya akun khusus loh!
Bagi kalian yang merasa anggota FLP Cabang manapun, yuk gabung di #Writingthon
Caranya gampang,hanya bagikan link tulisan kalian di blog dan mention akun ini, jangan lupa sertakan hashtag #Writingthon#FLPTwitterland
mimin bacanya aja terharu pisan sabandungeun bulak balik ka cicalengka!
pengalaman jadi guru memang selalu mengharukan ya
baca selengkapnya tulisan @nmsisilia ini tweeps!
#Writingthon
maaf nih baraya mimin baru come back lagi. Biasalah mimin sibuk rapat di new york siangnya lunch di Arab, malemnya tidur di Korea.
Yuk ah tweeps nulis lagi! mimin gatel nih pengen ngeritwit!
Sambil nunggu konten tulisannya, kali ini menyapa dulu @flptuiterland dengan video seputar menulis antologi nonfiksi. Tersebutlah Tasaro, kang Veejay, dsb juga di video ini ^^v
@nmsisilia @aabus20 @ainisarahnurul @sarafizaa @haikalmhusen@luckynnatawiria
https://t.co/zNLUHeNYK5
Tulisan Bu Ketum yang satu ini dalem banget kalau dibaca lagi sendirian plus malam-malam, tweeps!
Aaah debes lah kakak @nmsisilia
#Writingthon#FLPTwitterLand
Yak, mimin ingatkan sekali lagi ya bagi akang teteh bapak ibu siapapun yang mau ikutan #Writingthon
tinggal bagikan pranala tulisannya dan sebut akun ini. Jangan lupa sertakan tanda pagar #Writingthon#FLPTwitterLand
Hayu ah produktif biar nggak ngamedsos wae tweeps
Memandang
Ruang terbelah itu menyisakan warnawarna kabur
dia dan lelehan berita pada cerita dari derita meronta
Segala gulat gelut bergalat pada benakbenak berulat
dia hanya memandang
pada sore di layar peristiwa yang semakin
garang
Derwati, 11/11/19
Ada yang diam di sela tunggu. Daun yang jatuh perlahan itu tajam memandangku. Sore ini tlah takada waktu bagi penyesalan. Aku harus melipat kursi, berdiri, dan melihat lagi jalan terjal yang terse yum menunggu..