sekarang w ngekos di gang2 kecil di belakang gedung2 tinggi itu pun makin gampang lah w maw kemana2. orang tinggal jalan dikit dah nemu halte tj, stasiun krl/mrt/lrt.
awal w ke jakarta w tinggal di rumah sodara di daerah klender. minimal sebulan sekali w ada lah pergi main sama temen ke mall2 atau event2 di sekitaran jakarta. dan mau kemanapun tujuannya bener2 sebagian besar ngandelin transum. lah di medan mana bisa w kek gini 😑
sedang tidak mengikuti perkembangan smtr25 karena takut feeling emo 😔 tapi pas menjelajahi akun ini (setelah sekian lama), keluar lah itu semua apdetan fanmeet mereka (yang ternyata baru selesai ya?) trus w liat beberapa postingan rangorang, kek, aaaaaaaaadnkscnsicndi
w dan satu temen w dah ngomongin ribat-ribut ennichisai dari pagi di grup persekutuan yang isinya cuma tiga orang itu, tiba2 satu temen w yang dari pagi gada nyimak cuma bisa hah heh hoh ngeliat percakapannya wkkkkk padahal minggu lalu dia sempet kepikiran mau pergi ke sana.
untungnya beberapa hobi w masih bisa diakalin, jadi tetep bisa dilakukan dengan pendapatan w yang rada ngepas (demi menjaga kewarasan w di tengah kondisi yang serba syulit ini juga 😔💔). tapi emang belakangan prefer turu si....
dulu gue agak agree sama orang yang bilang "orang yang ga punya hobi atau kesukaan ini itu boring dan terlalu normal bla bla bla" segala macem
tapi melihat kondisi ekonomi ini berjalan di indo, you don't know how many of them have lost the urge to even have hobbies at all