Tidak dikhususkan kehebatan dan kemustajaban doa Hari Arafah pada selepas waktu Asar sahaja, sepanjang hari adalah mustajab doa kita, insya Allah.
Kata Nabi ﷺ :
خير الدعاء دعاء يوم عرفة
"Sebaik-baik doa ialah doa pada Hari Arafah" (HR Tirmidzi : 3509)
Teruskan berdoa.
“Ketika manusia merenungkan hakikat hidup, ia bakal menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang layak dipikul terlalu lama. Tidak ada kesedihan yang abadi, dan tidak ada rasa sakit yang terus menetap. Hidup, beserta segala isinya, akan terus berlalu; ia tidak berhenti pada satu peristiwa saja.
Hari-hari akan selalu berubah dan berganti. Dan terus melangkah ke depan adalah jalan yang akan membawa manusia menuju cahaya.”
Wahai sang membolak balikkan hati, kuatkan aku diatas takdir yang sedang Engkau titipkan padaku, terlihat sulit tapi aku percaya ada hal indah yang sedang Kau siapkan untukku, kerana aku tahu dengan izin kun fayakunMu, semua pasti terwujud.
“Hakikat pernikahan adalah ketika engkau memilih seseorang yang layak mengetahui kekuranganmu; lalu ia menerimanya, dan tetap menjaga serta menutupinya.”
-ar-Rafi’i
Kutip cukai makin cekap.
SST makin luas.
Subsidi makin disasar.
Tapi bila belanja nak diketatkan,
hospital dan pendidikan pula disuruh tahan nafas.
Bila nak ambil duit rakyat,
ada saja formula.
Bila nak jaga rakyat,
ada saja alasan.
Bayar makin banyak.
Dapat makin kurang.
“Jika suatu amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak benar, maka ia tidak akan diterima; dan jika dilakukan dengan benar namun tidak ikhlas, maka ia pun tidak akan diterima—hingga ia menjadi ikhlas dan benar sekaligus.
Adapun ikhlas adalah suatu perbuatan yang dilakukan karena Allah, dan perbuatan yang benar adalah suatu amal yang dikerjakan sesuai dengan sunnah.”
—Fudhail bin Iyadh