gue klarifikasi gini bukan buat diri sendiri sih, tapi biar masyarakat melek inituh namanya kegagalan sistem tot ngentot. KENAPA LU PADA DENIAL BANGET SIH KALO BIAYA HIDUP INDONESIA TUH GAK SEBANDING SAMA PENDAPATAN??? LU BAYANGIN AJA UMR TERTINGGI 6JT, HARGA RUMAH STANDART 50OJT
Pak Prabowo mending km bikin program kayak negaraku, setiap IC (KTP) dpt uang sekitar RM100 untuk beli bahan pokok dan setiap anak yang masih sekolah berhak mendapatkan uang untuk membeli buku setiap bulan nya, jauh lebih berguna daripada mbg mbg an 🤷🏻♀️
Gua tetap menolak untuk bisa mengerti dan paham kenapa bisa ada kelompok masyarakat terdidik, punya akses informasi, yang milih doi. Kok bisa?
Kurang terang apa kegelapannya?
Dalam keadaan begini kurang-kurangin berantem di x. Gandengan tangan, kompak, saling ingetin atur keuangan. Kalau ada rejeki terus lihat UMKM jualan dibeli. Kalau mau berhemat jangan gengsi, gengsi gabisa beli beras.
Enak ya abis dapet duit ngebuzzer, bantu negara jadi ancur, begitu ancur langsung "I am finished with the government and its politics".
Najis senajis-najisnya.
Negara religius adalah sarang paling nyaman bagi pejabat inkompeten dan korup. Saat krisis melanda, masyarakatnya hanya akan berdo'a. Sementara si pejabat dan keluarganya bisa lari dgn nyaman ke luar negeri.
Berdo'alah sampai mulut kalian kering
Gerakan mahasiswa udah distigma abis-abisan di era rezim pria solo. Jangan sampe pada lupa gimana dulu aksi mahasiswa sering mereka sebut "mahasewa".
Belom lagi disudutkan kelas menengah ngehek yg komplain kena macet.
Mahasiswa skrg udah abis energinya buat mikir biaya UKT.
saking boroknya negara ini, mahasiswa selalu diharapkan untuk jadi garda terdepan buat belain masyarakat—nyaris tumbal... i mean ya we would but that's not even our main job... seberapa gagal sistem di sini dawg 😭
on a serious note, ini butuh kesadaran dan pergerakan KOLEKTIF
Dollar tembus 18 ribu. MBG dikorupsi 1 miliar setiap harinya. Administrasi kenegaraan serampangan. Anggota DPR jadi pelindung rezim.
Kalian yg dianggap Ulama, terlebih yg telah menikmati uang rezim, berhentilah menipu dan me-ninabobokan umat dgn kata-kata tawakal, sabar, dsb.
Pak Prabowo bilang sedih nyopot Dadan.
Tapi izinkan rakyat juga sedih:
37.673 anak & ibu hamil keracunan MBG , 36 provinsi, 445 kejadian massal, 2.348 orang rawat inap. Data bukan dari oposisi. Dari KEMENKES RI sendiri.
21.801 motor listrik dimark up jadi Rp 1 TRILIUN. Vendornya? Bengkel aja gak punya.
32.000 sepatu. 31.000 tablet. 5.400 TV 75 inci. Semua dikorupsi. Semua untuk program makan anak miskin.
Yayasan fiktif mereka sendiri yang dipasang jadi pengelola dapur. Tiap hari makan insentif miliaran ,sementara anak-anak keracunan.
Total anggaran MBG 2026: Rp 335 TRILIUN.
Dengan uang itu, kita bisa:
→ Renovasi seluruh sekolah rusak di Indonesia
→ Beasiswa penuh untuk jutaan mahasiswa
→ Air bersih untuk seluruh desa yang belum punya
→ Subsidi langsung tunai ke keluarga miskin , tanpa perantara, tanpa dapur, tanpa korupsi
Tapi yang terjadi: Anaknya keracunan. Uangnya dikorupsi. Pemimpinnya sedih , karena nyopot koruptornya.
Bedanya simpel, Pak: Kesedihan Bapak akan hilang.
Anak yang stunting dan keracunan — tidak semudah itu.
📌 Sumber: Kejagung RI · Kemenkes RI · Kompas · CNBC Indonesia · BBC Indonesia
https://t.co/E0Bl2KZ013
https://t.co/jjLp6vQku4
https://t.co/wvmF6JCqDd
https://t.co/bKgIsVyUyy
@dinopattidjalal Siapa yg menyangka kalau mereka yg berkuasa saat ini ternyata 'gagap' birokrasi. Apalagi ini baru urusan diplomatik, bayangkan di sektor lain bagaimana gagapnya.
Gess, mari persiapan di 20 ribu. Kuat2 kalian yg bisnisnya terpengaruh kurs, tahu tempe kita akan jadi makanan mewah, dan berdoa agar tetap bisa bertahan tanpa merumahkan pegawai.
Dulu, sesadis2nya Soeharto, ngga pernah blg bodo amat di depan rakyat saat mata uang kita melemah. Tapi, presiden kita saat ini agak lain. Itu yg bikin gw gemeteran.
Kalau pemimpinnya sdh bodo amat lalu rakyatnya harus kemana? Satu2nya jalan adalah lari kepada Pemilik Hidup. Mugi Gusti Allah sing ngawal. Aamiin..
cc:threadnarayahanafia
gue mute dadan, bgn dst udah jelas pengalihan isu,
masalahnya MBG itu sistemik kok, dari awal aja bikin alokasi APBN gak pakai UU, gak ada koridor hukum, gak ada riset konsultasi, gak ada SOP/benchmark
asal jadi aja
mau ganti pemain 1000x pun hasilnya bakal sama
BANCAKAN