@undepressedboi @buburdiudak@simonsihitee Dari pertanyaan b lah salah. "UNSUR PASAL". Mano ado istilah unsur pasal. Yg ado tu "UNSUR PIDANA". Ngapoin di balas ngerti hukum b idak.
@jaditidak_@Cittairlanie @undepressedboi Sekarang gini aja deh. Pernah liat ato denger orang yang menawarkan dirinya sendiri lewat medsos? Ketika yg menawarkan ketemu yg mau pake, pasti terjadi transaksi jual beli. Nah di situ perdagangannya.
Emang badan tu cewek bukan barang?
@undepressedboi @selisihmakna@OktavianOkta@Cittairlanie Aku memang masih bodoh, makanya masih banyak belajar. Dari pada kau sok pintar, di kasih tunjuk penjelasan dari hukum online masih ndak terimo. Bengak... Bengak...
@undepressedboi @selisihmakna@OktavianOkta@Cittairlanie Itu yang disebutin pelanggarannyo, kalo sanksi hukumnyo cari dewek wooiii.... Manjo nian. Mano ado pidana yg melanggar tanpa sanksi hukum. Bengak bengak.....
Lah sering aku diketawoin waktu ngomong hal yang benar. Jadi ndak ngaruh.
@TirtoID Dalam setiap kebijakan memang terkadang harus ada yang dikorbankan. Apa lagi kebijakan tentang honorer banyak dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan alias korupsi oleh pimpinan tiap instansi.
@buburdiudak@simonsihitee @undepressedboi Analogi lo juga di luar konteks. Antara asusila dan perdagangan orang itu beda konteks.
Makanya otak masih cetek malah ikut nimbrung.
@undepressedboi @selisihmakna@OktavianOkta@Cittairlanie Banyak dikit kau tu baco, biak ndak bengak nian jadi orang. Jangan bokep terus yang kau liat dari hp tu.
@simonsihitee @undepressedboi @buburdiudak Yang di bahas bukan soal selangkangannya, tapi perdagangan orang nya.
Bedain dagang sama ngentot aja blom bisa. Sok ngegas pula.