1. Bisnisnya mandek kalau gak menjabat.
2. Tiga kali nyapres gagal.
3. Menang karena dibantu dan curang.
4. Food estate singkongnya gagal.
5. MBG-nya babak belur.
6. Urus bencana kacau.
Apa yang bikin kalian percaya dia lebih cerdik dari Trump dan Netanyahu dalam bermain di BoP?
[PERNYATAAN SIKAP]
Darurat Pembatasan Informasi Bencana: Negara Wajib Minta Maaf
Dalam beberapa hari terakhir, pembatasan terhadap pemberitaan bencana di Sumatera terjadi secara masif dan sistematis. Polanya jelas dan berbahaya.
-utas-
Ada yang bilang,
"Kekuatan luar tidak senang Indonesia kuat"
Itu template seluruh negara dimanapun terkait National Strategy Of Defense.
Tapi lebih biadab lagi, negara dirusak dari dalam oleh pejabatnya sendiri. Merusak alamnya, memusuhi rakyatnya demi kepentingan korporasi
Status Bencana Nasional ini harus segera direalisasikan. Sudah banyak orang kelaparan, jumlah pengungsi juga luar biasa. Warga, Relawan dan Petugas berjibaku dengan keterbatasan. Apa yang ditutupi?
Bisnis kalian terlalu busuk lebih dari kaos kaki yang tertimbun lumpur banjir.
Rezim dan pemerintah itu wajib dikritik, rakyat berhak meminta bantuan. Koloni akun power point tdk akan pernah mengerti. Ketika rakyat meminta bantuan, sm saja mengakui pemerintahan, karena diamanatkan. Limbik sistem kalian mati, bersosial media pun atas perintah group whatsapp.
Benteng terakhir Indonesia adalah Sumatera dan sebagian Sulawesi, di mana adat dan agama menyatu bersama nasionalisme.
Soft War selanjutnya adalah Sumatera. Nanti kuceritakan.
yg protes rakyat yg diajak rapat tentara, inilah contoh politikus yg cupet wawasan politiknya sebab hanya paham satu orientasi politik yaitu orde baru--apa pun masalahnya jalan keluarnya tentara
selalu saja hatta bergema pesannya: "kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman, namun tidak jujur itu sulit diperbaiki"
Ketika satu bom meledak di tanah Eropa, seluruh dunia membantu. Sedangkan di Palestina yang setiap hari kejatuhan bom, seluruh dunia seolah-olah tuli dan buta.
Gaza, april 2025
Detik-detik Zionis mengebom tenda pengungsi Palestina di kawasan Bani Suheila, timur Khan Younis di Jalur Gaza selatan. Pos distribusi bahan pangan UNRWA juga ikut hancur.