438.168 kasus perceraian di Indonesia tahun 2025
Penyebab #1: perselisihan terus-menerus, 282.326 kasus.
banyak dari "perselisihan terus-menerus" itu, kalau digali, berakar dari campur tangan pihak ketiga
Termasuk keluarga besar. Termasuk mertua.
Bukan karena mertua jahat. Tapi karena BATASAN yang gak pernah dibuat.
Di budaya kita, menantu "harus" nurut.
Anak "harus" dengerin orangtua, soal apapun. Termasuk cara ngurus cucu.
Dan suami, terjebak. Gak berani negur ibu. Gak berani belain istri.
woman to woman 🤍
gue ngerasa makin dewasa tuh standar kita ke pasangan ikut berubah ya.
dulu mungkin gampang kagum sama attention, effort manis atau sekedar “dia baik”.
sekarang malah lebih notice cara dia mikir, cara dia handle pressure, cara dia ngomong sama orang lain, cara dia ambil keputusan dan apakah dia punya arah hidup atau engga
pertnyaan serius, saklar lampu kamar tdur biasanya di dalam kamar
tapi knp saklar lampu kamar mandi selalu ada di luar?
yg paham arsitek tolong jelasin pake bahasa prabowo
Semalem gue baru belajar istilah baru
Kalian pernah denger “duck syndrome” gak?
Duck syndrome itu kondisi pas seseorang keliatannya santai, hidupnya aman2 aja. Padahal aslinya lagi capek, banyak tekanan, burnout, sama stres yang dipendem sendiri.
Kenapa dianalogiin sama bebek?
Semoga sang ibu dan dedeknya selalu sehat yah, andai sang suami cukup maka si ibu tak akan memikul beban berat ini, mereka akan mengasuh sang putra, namun apa daya demi menyambung hidup. Yang duduk di singgasana Hai pejabat, anda juga dibayar dari keringat ibu ini
🧕🏻 : (pake serum, persiapan tidur)
👦🏻 : ibu, mau itu (nunjuk face n body cream nya dia)
🧕🏻 : mau pakai?
👦🏻 : iya, sama kayak ibu
🧕🏻 : biar apa sih pakai ini?
👦🏻 : biar ganteng
Titik terendah guru
Me: dihina siswa sendiri
"Bu kalau aku dikasih kunci jawaban tak kasih sejuta, gajimu gak ada sejuta kan ?"
Aku ngajar di MI, dia kelas 6 ini.
Kejadian paling baru 2 minggu lalu.
Setelah pelaksanaan TKA mau Ujian Madrasah
Yang di utasku atas itu udah termasuk halus,
soalnya dia pakai bahasa jawa dengan tidak sopan
"Bu nek aku mbo kei kunci tak kei sejuta, gaji mu e lho ra enek sejuta". Yang orang Jawa pasti paham nada ngomongnya
Waktu itu bener2 speechless,
cuma ku jawab "susunya anak2ku sejuta gak cukup sebulan"
Bapak ibu guru ada yang serupa ?
cc:threadsrere_indriyani
Video ini menunjukkan 𝗹𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗵𝗶𝗱𝘂𝗽 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗲𝗺𝗽𝗲𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝗴𝗲𝗿𝗮𝗸 𝗱𝗶 𝗮𝗿𝗲𝗮 𝘁𝗲𝗻𝗴𝗴𝗼𝗿𝗼𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗽𝗶𝘁𝗮 𝘀𝘂𝗮𝗿𝗮 seseorang.
Iya Lintah!
Lintah yang bisa menempel di kulit kalian dan menghisap darah itu. Coba bayangin itu ada di dalam tenggorokan.
Kalau dari narasi di video ini, 𝗸𝗼𝗻𝗱𝗶𝘀𝗶 𝗶𝗻𝗶 𝘁𝗲𝗿𝗷𝗮𝗱𝗶 𝘀𝗲𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗽𝗮𝘀𝗶𝗲𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗵𝗮𝗯𝗶𝘀 𝗺𝗲𝗺𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗮𝗶𝗿 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝗵, 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗱𝗶𝗼𝗹𝗮𝗵, 𝗱𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗺𝘂𝗻𝗴𝗸𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝘀𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 𝗮𝗹𝗮𝗺𝗶.
Benda gelap, panjang, dan bergerak di antara jaringan mukosa merah muda yang basah di dalam laring itu tuh lintahnya, keliatan kan?
Kondisi ini disebut 𝗹𝗮𝗿𝘆𝗻𝗴𝗲𝗮𝗹 𝗵𝗶𝗿𝘂𝗱𝗶𝗻𝗶𝗮𝘀𝗶𝘀 (𝗶𝗻𝗳𝗲𝘀𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗹𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗱𝗶 𝗹𝗮𝗿𝗶𝗻𝗴). Lintah masuk ke tubuh manusia melalui air minum yang terkontaminasi. Saat minum, lintah kecil bisa ikut tertelan dan menempel pada dinding mukosa laring atau pita suara. Lintah kemudian menghisap darah, menyebabkan iritasi, peradangan, dan perdarahan kecil.
Gejala utama adanya lintah di saluran napas atau pencernaan kita antara lain:
-Suara serak
-Sensasi benda asing di tenggorokan
-Batuk darah
-Sesak napas atau obstruksi saluran napas
Pengobatan standar adalah pengangkatan lintah secara endoskopi dan menggunakan forceps untuk menarik lintah secara hati-hati. Setelah diangkat, gejala langsung hilang dan pasien pulih sepenuhnya tanpa komplikasi jangka panjang.
Laporan kasusnya beneran udah ada kok dan petunjuk diagnosisnya adalah setelah minum air mentah.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
-Laryngeal hirudiniasis: an unusual cause of airway obstruction and hemoptysis
-A Rare Case of Hemoptysis Caused by a Laryngeal Leech." Ear, Nose & Throat Journal.