@AkunAsbunAja Dulu juga pas belum masuk sekolah kata pertama yang ku baca tuh TONI dari nameset jersey away itali 2006. Kenangan yang gaakan pernah dilupakan dari sebuah jersey
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣
Demo mahasiswa dan buruh menghasilkan:
1) Jam kerja 8 jam sehari, lebih dari itu wajib dihitung lembur.
2) Ada upah minimum, UMR, buat buruh atau karyawan perusahaan.
3) UMR juga tiap tahun disesuaikan dengan inflasi dan kebutuhan hidup.
Mau kaya gaji pokok PNS yang gak berubah dari tiga puluh tahun lalu? Kaya tunjangan fungsional dosen yang nominalnya gak berubah dari 2007? Tuh kalau gak pernah demo, suka-suka mereka.
4) THR juga hasil demo tahun 1960an. Kita masih nikmatin sampai hari ini.
5) BPJS ketenagakerjaan.
6) Cuti tahunan minimum 12 hari.
7) Reformasi. Suharto turun.
Kalau nggak mungkin hari ini semua sosmed diblokir sama "Departemen Penerangan".
Mungkin semua berita di TV cuma datang dari "Berita Malam" sama "Dunia Dalam Berita" punya TVRI dan direlay semua TV swasta.
Pidato Presiden selalu live. Mau kalian dengerin "nyenyenye" live?
***
Semua itu kita nikmati hari ini.
Gitu banyak yang nyinyirin rakyat demo.
Macet paling berapa jam sih?
Ini persis dongeng Raja Telanjang. Semua orang lihat raja gak pake jubah alias telanjang, tapi dia mengaku pakai jubah sakti. Orang² pada bilang "wah, indah sekali jubahnya."
10+6=17, tepuk tangan.
APBN defisit parah, tapi MBG sama KDMP jalan terus, Purbaya manggut-manggut aja, gak berani jadi anak kecil polos yg teriak: "Pak, itu salah."
Kok bisa Indo hobi banget konsumsi tepung terigu??
Padahal terigu itu MAYORITAS IMPOR....
Dan mayoritas snack2 indo bahan bakunya tepung terigu?
Jawabannya: Rezim Orde Baru (Orba)
Orba memang sengaja membangun sistem pangan yang membuat terigu makin murah, tersedia, dan mudah dikonsumsi rakyat..
Kenapa?
Pertama, Orba berusaha mencari pangan yang murah, cepat, dan gampang didistribusikan.
Pangan apa yang cocok di zaman itu? Ya terigu, karena mudah diimpor. Beras, meski bisa swasembada, tetap rawan gagal panen.
Kedua, Orba memonopoli perdagangan terigu.
Terigu hanya bisa diimpor oleh dua perusahaan penggilingan gandum yang semuanya adalah kroni mereka.
Bayangin, berapa jatah yang didapat Orba dari impor jutaan ton gandum?
Kebetulan, Indonesia mengalami urbanisasi massif di masa Orba.
Masyarakat urban membutuhkan makanan cepat, murah, dan praktis.
Walhasil, produk olahan gandum seperti mi, roti, dan kue meningkat.
Jadilah, terigu massif dikonsumsi oleh rakyat Indo.
Padahal, sekali lagi..
TERIGU ITU IMPOR.
Dan dari minggu-minggu kemarin, harganya NAIK TERUS!
Source Gambar: DetikFood dan Sitenews
Félicitations à la FIFA pour avoir attribué la Coupe du Monde à un pays capable de retenir pendant 7 heures un joueur qui n’a jamais fait parler de lui autrement que par ses performances sur le terrain.
Quand le meilleur buteur de l’Irak, qualifié pour le plus grand événement sportif de la planète, peut être traité comme un suspect à son arrivée, difficile de ne pas s’interroger sur l’accueil qui sera réservé à certaines sélections (Iran) et à leurs supporters.
Pendant des années, chaque aspect de l’organisation au Qatar a été scruté, commenté et critiqué. J’espère que les États-Unis feront l’objet du même niveau d’exigence et de la même couverture médiatique.
Bravo, Monsieur Infantino.
Justru krn blio paham soal 98, mk blio sdh memastikan 98 ga trulang:
>Kasih proyek ke parcok-parjo
>Kasih makan & kerjaan ke orang desil bawah via MBG & KOPDES
Memastikan ga ada yg kelaparan utk turun ke jalan. Can't you see?
Yg ngeluh itu middle-class yg mager turun ke jalan
Kejadian Agustus tahun lalu pecah pun itu outlier krn arogansi + nirempati pejabatnya yg nyentuh ke isu "harga diri"
Sejak saat itu, bisa dilihat, pejabat blunder jauh lebih cepat minta maaf dibanding sbelumnya
Seperti ini kondisi full house nobar 5000 orang itu… sesuatu yg belum pernah dilakukan oleh fanbase klub PL manapun di Indo…
Walau akhirnya kalah adu penalti, fans Arsenal standing ovation untuk effort tim ini di malam ini dan sepanjang musim ini.
Proud to be a Gooner!