HAHAHAHAAAA...😂🤣
Minta dana Kemhan 5x APBN di keluarkan sekaligus.
Betul-betul ada udang g di balik rempeyek.
Betul-betul ide tak masuk akal.
Untung di tolak bu SMI.
Ganjar-RK
Sy tdk sdng permasalahkan soal menang atau kalah.
Sy hanya berusaha konsisten dgn sikap sy kritik Baliho Prabowo-Gibran. Sy kritik Prabowo yg merayu atau jualan kader partai lain yg sdh pny capres sendiri, masa sy mendukung Ganjar melakukan hal yg sama?
Alhamdulillah....
GANJAR PRANOWO bersama warga Nahdliyyin propinsi Jawa Tengah.
Menuju INDONESIA🇮🇩
menjadi lebih baik.
Bersama Ganjar Pranowo melanjutkan program Pemerintah yang sudah berjalan dengan baik 🤟🤟🤟
Kalo Pak Ganjar Pranowo muncul di tayangan adzan mereka ngamookkk
Begitu Pak Anies ikut ibadah bahkan Praise & Worship, kira2 mereka... ??
Coba tanya ke UAS kira2 kalo lihat gini bakalan ngomong apa 🤔
"Haaallleeeelluuuyaaaa"
Jadi kalo masih ada yg tanya, apa prestasi Ganjar, berarti orang itu matanya tuli, telinganya buta.
Sebarkan biar seluruh rakyat Indonesia tau.😊🤟
5 Tokoh Nasional Akui Ganjar Lahirkan 333 Inovasi Dan 148 Penghargaan.
https://t.co/yAQYdWQ8Vv
Hot News..
Bobrok Peninggalan @aniesbaswedan selama menjabat Gub DKI.
Proyek Rumah DP 0% zonk, minim pembeli sehingga Uang Pinjaman dari Bank DKI ke PD Sarana Jaya senilai Rp. 300 Miliar minta direschedule..
Mungkin cak Imin bisa bantu ingetin Anies kalo Tata Kata itu gak baik
Lagi memframe PKS dkt dg NU?
Kok anda tidak sebutkan di profil yg anda buat soal Himi Aminuddin, yg kata Ahmad Mabruri, DPP PKS, beliau adalah "Peletak dasar keislaman di PKS" yg merupakan anak kandung dari Danu Muhammad Hasan, salah satu petinggi DI/TII?
Begini, ini kata mantan menteri peningkatan produksi NII, Imam Supriyanto, dan sila bantah, bahwa ketika Danu Muhammad Hasan ditangkap, supaya anaknya tidak terlibat, waktu itu Hilmi Aminuddin dikirim tugas belajar ke Mesir, selama dia menjadi mahasiswa Al Azhar dia bersentuhan dengan gerakan Ikhwanul Muslimin. Lalu si Hilmi belajar di Arab Saudi.
Begitu Hilmi selesai kuliah, gerakan Ihwanul Muslimin dibawa ke Indonesia. Ikhwanul Muslimin itu mengadakan gerakan bawah tanah, semacam usroh-usroh. Namanya tarbiyah jadi dia merekrut pelajar dan mahasiswa waktu itu, kenapa Imam Supriyanto paham? karena sebelum ikut NII ya ikut Usroh.
Lalu ada pengakuan anak dari Kartosuwiryo juga memberikan kesaksian yang sama. Dalam sebuah diskusi di kampus UIN Jakarta, dg tajuk "Deradikalisasi: Hidup Damai tanpa Terorisme" th 2011, Sardjono Kartosuwiryo, mengatakan bahwa Hilmi Aminuddin pernah membawahi gerakan NII Manonjaya di Tasikmalaya, yg diikuti Hilmi bukan faksi militer, namun faksi dakwah.
Lalu, setelah gerakan Ikhwanul Muslimin ini mempunyai kekuatan, Ini kata Imam Supriyanto, sila bantah lagi, maka Hilmi cs membangun pola bergerak dengan partai politik dan parlemen. "Persis sama seperti yang dilakukan Ikhwanul Muslimin di Mesir. Mereka gerakannya di parlemen dengan harapan gerakan Ikhwanul Muslimin ini teruji di satu negara,".
Belum lagi, ini malah kata mantan salah satu pendiri PK, cikal bakal PKS, Yusuf Supendi, kata blio, sepiulang dari Kuliah, Hilmi Aminduddin mendirikan gerakan Ikhwanul Muslimin di Indonesia, sama kawan2nya yg alumdi Saudi, termasuk Yusuf Efendi sendiri, dan setelah kuat, banyak merekrut mahasiswa2 di Indonesia, baru bikin partai, dan pada pemilu th 1999, ini lagi2 kata Yusuf Efendi, lebih dari 90 persen dana PK dari persaudaraan muslimin, tokoh2 Ikhwanul Muslimin dari Mesir dan Timur tengah.
Jadi, dengan membuat profil soal Hilmi pernah mndok di Jombang lalu akan memframe dkt dg NU dg melupakan semangat idelogi dan akar sejarah geneaologi pemikirannya yg berkiblat pd Ikhwanul Muslimin? Itu Ndak Fair.
@kopilelet46@Bambangelf@AfifFuadS Ini bukan masalah sadar ga sadar.. Emang udah watak mobil elf sembarang angkut penumpang..mau penumpang beda tujuan pun main angkut aja...yg penting dpt setoran...
@Bambangelf@AfifFuadS Baca lg sejarah PKB Koalisi dgn PKS dukung SBY thn 2009 sedangkan PKS kelihatan belangnya terang2an tolak azas tunggal pancasila tahun 2013..jd mau lahir kapanpun harus paham kenapa sekarang2 NU wajib berseberangan dengan PKS...
Hanya Karena Ambisi Kuasa, NU dan PKS Dipaksa Menikah.
Saya ingat Dawuh Alm KHR. Fawaid As`ad Syamsul Arifin, putera kinasih Alm KHR. As`ad Syamsul Arifin, dalam satu kesempatan, beliau Dawuh begini “Billahi engkok ta` ride`, santrena Kiai As`ad nurok PKS”, Wallahi saya tidak rido, ada santrinya Kiai As`ad yang ikut PKS. Satu lagi, Dawuh Kiai Marzuki Mustamar, “Jika ada pengurus NU, Muslimat, Ansor dan Banom lainnya ikut PKS dan PAN, maka batal baiatnya”
Jika banyak yang bertanya kenapa bisa sampai beliau berdua dawuh seperti itu? Jawabannya jelas, ini semata2 ideologi, jika PAN jelas, lahir dari rahim Muhammadiyah yang berbeda dalam banyak hal furu`iyah dengan NU, namun dengan PKS? Kita paham siapa PKS? Siapa yang bisa membantah perkataan salah satu pendirinya, Yusuf Supendi, salah satu pendiri Partai Keadilan--cikal bakal Partai Keadilan Sejahtera—beliau memastikan awal pendirian partai itu pada Juli 1998 dibantu oleh banyak tokoh Ikhwanul Muslimin di Mesir dan Timur Tengah. Jelas, PKS adalah ikhwanul Musliminnya indonesia, itu bukan saya yang bicara, namun salah satu pendirinya bahkan. Siapa Ikhwanul Muslimin? Cari saja, negara mana saja yang memasukkan IM sebagai kelompok teroris. Secara idelogi, PKS berkiblat pada Ikhwanul Muslimin, dengan tarbiahnya misalnya, Kata Yai Fawaid, ideologi PKS itu Mbahnya Wahabi. Ingat, PKS pada tahun 2013 bersikukuh menolak asaz tunggal Pancasila di RUU Ormas, ya karena IM semangatnya adalah Islam berkuasa, tidak ada sekat2 nasionalisme, yang ada hanya ukhuwah Islamiyah, makanya PKS cocok dengang HTI, survey SMRC tahun 2017, 34,3 % simpatisan PKS setuju dengan perjuangan HTI, tahun 2018 PKS mendukung HTI ajukan banding putusan PTUN. Lha itu semua apa tidak berbahaya? NU bukan atas dasar suka tidak suka pada PKS, namun pada semangat ideologi kebangsaan memang sudah berbeda dengan apa yang diperjuangkan dengan NU salama ini bagi Indonesia, bahkan sejak sebelum meredekanya bangsa ini. Yang NU jaga adalah NKRI dan Pancasila, yang dijaga adalah Bhineka Tunggal Ika, yang dijaga adalah Islam di Indoesia adalah islam yang ramah, menjadi payung teguh bagi saudara2 kita yang lain iman. Lalu hendak bersatu karena hanya soal elektoral politik? Belum lagi soal bagaimana Nyinyiran kebencian PKS pada NU, itu sudah Ndak terhitung jumlahnya, sampai kadernya bikin hoax ke Kiai Said Aqil saat menjabat Ketua Umum PBNU ya ada. Jika pemilu2 lalu PKS hanya SKSD dengan NU, malah sekarang ada yang menyeret NU untuk bersatu dengan PKS merebut kuasa.
Lalu demi ambisi kekuasaan seseorang, sampai menggadaikan ideologi dengan bahu membahu dengan PKS yang jelas2 berlawanan arah dengan idelogi NU? Malah bermesraan dengan PKS, bukan soal kekhawatiran kemenagan mereka, mustahil dua ideologi berbeda bisa mendapatkan hasil elekotral yang maksimal jika tidak boleh dibilang mustahil. Namun dengan akrabnya dengan PKS, ini membuka ruang bagi mereka untuk masuk pada basis2 NU, pesantren2 NU, menggerogoti idelogi warga NU, PKS dianggap tidak berbahaya, menyusup, lalu merebut, cukup sudah masjidnya saja yang mereka serobot. Ga bahaya ta? Terakhir, saya hanya teringat ucapan Daniel Johan, yang saat itu, pada tahun 2018, beliau menjabat sebagai kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan, beliau berkata begini, "Kultur dan ideologi NU sangat berbeda dengan PKS. Seperti minyak dan air, meski sama-sana benda cair tapi punya sifat yang berbeda,".
Sejak jaman mahasiswa, sering demo di Gubernuran, lanjut jadi jurnalis belasan tahun, mengalami 4 Gubernur. Baru Mas Ganjar lah pemimpin yang mau duduk ngelemprah sama rakyat, makan bareng, bercanda dan merasakan penderitaan rakyatnya
#TuankuRakyat#LanjutGan