Kecewa ga dapet tiket final #SEAVCup 2026 krn sengaja ga beli dari kemarin2. nahan dulu nunggu set 1, kalo indo menang, kemungkinan masuk final. Yes indo menang set 1,
Lah dalah taunya sold out
Lah dalah malah ga lolos final, kalah dari vietnam 1-3
Ga tau mau seneng apa sedih 😭
Ini yang dimutasi orang top-top loh...
> Tegar Rizkiadi = Head of International Cooperation Administration Team, bekerja 15 tahun
> Indri Damayanti = Associate of Government PR Officer, bekerja 15 tahun
> Listya Adi A. = Public Relations Officer, hampir 17 tahun bekerja
> Indra Daswandi = Expert Public Relations and Social Media Strategist, 11 tahun bekerja
entah kapan mutasi ini akan terjadi, yg pasti jika menilik pedoman mutasi dari BKN (Peraturan BKN No 5 Tahun 2019), mutasi ga bisa serta merta dilakukan, harus mendapat Pertimbangan teknis Kepala BKN.
jangan sampai blunder juga ya BKN.
🚨 Pengabdian 27 tahun 3 bulan seorang ASN. Lenyap begitu aja..
Dari Eselon 3a, di mutasi ke Maluku Utara & jabatannya turun menjadi Pelatihan Teknis — yg setara dg golongan 2d.
Semua karena Menteri PU yang dzalim 🤡☠️
🚨 Daftar list pegawai yang kena MUTASI dari Menteri PU akibat tersebarnya surat tugas Papi Dody ke New York.
Langsung satset ya di mutasi sama beliau ini 🙂🤯
Korea Selatan 🇰🇷 0 - 3 🇮🇩 Indonesia
32 - 34, 16 - 25, 23 - 25
INDONESIA CHAMPIONS!!!
INDONESIA MENJADI JUARA AVC CUP UNTUK PERTAMA KALINYA DALAM SEJARAH!
TERIMA KASIH GARUDA!!!
#AVCCup2026
curhatan hengky pemilik remoratrader:
- Taiwan: Miskin SDA, tapi kuasai chip teknologi dunia GDP dari $154 jadi $42-45k
- Singapura: Cerai dari Malaysia tanpa SDA, air aja impor GDP dari $516 jadi $95-100k
- Indonesia: SDA melimpah, wilayah luas, penduduk besar tapi tetap frustrasi
- Negara ini seperti tidak didesain untuk orang yang berjuang dengan tulus dan lurus
Israel killed Rico Pramudia in South Lebanon.
He died of his injuries today.
He wasn’t a fighter — he was a UN PEACEKEEPER from Indonesia.
Israel killed him anyway.
And not a single whisper from Western media.
No international outrage. No justice. No accountability.
Bapak ini harus viral, bayangin guru honorer gaji 2juta harus ngayuh sepeda dari Jakbar - Jakut setiap hari demi mengajar karena motornya hilang
🎥: https://t.co/KQnF3fWrQQ
@buburrkacangg harus disuapin buku rusia, kiselev arithmetic
big part of the failure of the indonesian education system karena gurunya nggak bisa ngajar dengan bener
gurunya nggak bisa ngajar dengan bener karena gajinya kecil
gaji kecil karena no political will
Guys, Bahlil Lahadalia baru ngobrol panjang di Total Politik dan ada banyak hal yang dia sampaikan yang menurut gue penting untuk dibedah.
Bukan karena semua yang dia bilang benar.
Tapi karena dia ngomong dari posisi yang sangat unik Menteri ESDM, Ketum Golkar, dan orang yang mengaku dekat dengan dua presiden sekaligus.
Soal krisis energi ini yang paling faktual dan paling serius.
Bahlil buka dengan angka yang bikin gue diam sejenak.
Indonesia butuh 1,6 juta barel minyak per hari.
Lifting kita sekarang cuma 605.000 barel per hari. Artinya kita impor hampir 1 juta barel per hari.
Dan 20-25% dari kebutuhan itu melewati Selat Hormuz yang sekarang sedang bermasalah.
Untuk LPG kita butuh 8,4 juta ton per tahun.
Produksi dalam negeri cuma 1,6 juta ton.
Kita impor 7 juta ton lebih.
Hampir 75-80% dari kebutuhan LPG kita.
Bayangkan dengan kondisi geopolitik yang seperti sekarang.
Dolar naik, barang langka dan 20% kebutuhan energi kita dari Selat Hormuz.
Kabar baiknya solar sudah tidak impor.
Ini yang jarang disorot.
Bahlil bilang setelah kilang Balik Papan rampung dan program B50 jalan Indonesia sudah tidak lagi impor solar.
Itu pencapaian nyata yang perlu diakui.
Tapi bensin masih impor sekitar 20 juta kiloliter per tahun.
Dan LPG masih sangat bergantung impor.
Soal harga BBM yang tidak naik ini logikanya:
Asumsi APBN: $70 per barel.
Harga aktual sekarang: $110-140 per barel.
Logika normalnya: naikkan harga BBM untuk kompensasi selisih.
Tapi Prabowo memerintahkan: jangan naikkan. Berpihak pada rakyat.
Bahlil bilang kalau ICP rata-rata di akhir tahun 90-100 dolar subsidi tambahan yang dibutuhkan sekitar Rp150-200 triliun.
Dari mana uangnya?
Bahlil bilang ada dua sumber: pendapatan negara dari sektor migas ikut naik karena harga naik (dari $10,8 miliar ke $17 miliar estimasi), dan optimalisasi PNBP dari sektor minerba lain.
Dan batas toleransinya: sampai ICP di $120 masih bisa ditanggung.
Di atas itu mulai berbahaya.
Soal kapal yang sudah dibeli tapi belok:
Ini yang paling bikin gue tertegun.
Kita sudah ambil dua kapal dari Singapura, sudah menang tender, sudah masuk wilayah Indonesia orang lain beli lebih mahal, kapal belok.
Di kondisi seperti ini ada uang belum tentu ada barang.
Punya kontrak belum tentu barang datang.
Ini bukan ilmu buku. Ini ilmu lapangan yang sangat keras.
Soal LPG dan "revolusi melon":
Bahlil setuju framing Rocky Gerung soal revolusi melon kalau gas melon langka, emak-emak yang pertama turun.
Dan masalah LPG ini bukan baru.
Transformasi dari minyak tanah ke gas dilakukan sejak 2005-2006 tapi tidak pernah ada roadmap untuk membangun industri LPG dalam negeri.
22 tahun berlalu kita masih impor 75%.
Bahlil tidak menyalahkan siapapun secara eksplisit. Tapi dia bilang ada bisnis rente yang sangat menguntungkan di balik ketergantungan impor LPG ini.
Sekarang Danantara sedang dimasukkan untuk mengerjakan DME dari batu bara substitusi LPG dari dalam negeri. Tapi ini butuh waktu.
Soal batubara dan market power yang belum dipakai:
Ini yang paling gue ingat dari seluruh wawancara ini.
43% dari suplai batubara yang diperdagangkan di dunia totalnya 1,3 miliar ton itu dari Indonesia.
Kalau harganya kita tidak bisa atur ya gobloknya kita aja.
Saya tidak mau dibilang menteri goblok.
Indonesia adalah price maker untuk batubara global bukan price taker.
Tapi selama ini kita bertindak seperti price taker.
Dan Bahlil bilang dia tidak mau itu terjadi di masanya.
Soal Prabowo dan Jokowi dan orang yang sok tahu:
Bahlil lugas di bagian ini.
Jangan ada narasi yang memisahkan Pak Prabowo dan Pak Jokowi.
Mereka berdua tokoh bangsa.
Dan hubungan mereka hanya mereka berdua yang tahu.
Jangan ada yang sok tahu.
Dan ini yang paling gue suka dari seluruh obrolan Bahlil:
Dia orang Papua.
Lahir dari keluarga bukan orang kaya.
Tidur dari musala ke musala waktu jadi aktivis di Jakarta.
Tidak pernah bermimpi jadi menteri apalagi ketum partai besar.
Allah terlalu banyak kasih privilese kepada saya.
Saya syukuri aja.
Ilmu kampung saya jangan lupa kebaikan orang lain kepada kita, sekalipun kecil.
Dan jangan ingat-ingat kebaikan kita kepada orang lain, sekalipun besar.
Gue tidak setuju dengan semua kebijakan Bahlil.
Tapi kalimat itu gue simpan.
Doain perangnya cepet selesai.
Serius.