γ €
Nana mendengus frustasi. Sungguh ingin ia masuk ke dalam film itu dan mendorong River masuk ke toko buku. Nana menoleh ke samping, ingin mengeluhkan kekonyolan River pada @mahakalra.
γ €
γ €
mungilnya karena fokusnya telah tersita penuh.
10 menit kembali berjalan dan Nana tetap terpaku pada adegan di layar. Saat itu River melihat Raia dan adiknya di toko buku tempat Raia bekerja, membuat pemeran utama pria itu mundur tanpa menyapa.
γ €
γ €
utama memergoki suaminya berselingkuh di rumah. Ia mengunyah popcornnya dengan gusar, seolah melampiaskan amarahnya pada suami sang pemeran utama.
( @mahakalra )
γ €
γ €
..untuk mengambil popcorn. Terkadang rasa manis yang menyapa lidahnya. Terkadang rasa asin datang menyeimbangkan. Itulah kombinasi yang sempurna menurutnya.
"Ih brengseknya dia ayang! Emang cowok tuh gak ada yang bisa dipercaya!" Nana berceloteh pelan saat adegan pemeran..
γ €
γ €
Padahal, di dalam studio yang bising dengan suara iklan dari trailer film, suaranya tak akan terdengar dua penonton yang ada dua baris di depan mereka walaupun ia berbicara dengan volume normal.
( @mahakalra )
γ €
γ €
"Sayang, bioskopnya sepi ya. Padahal masih sore. Apa karena film ini udah mau penghabisan masa tayang ya?" tanyanya penasaran. Gurat wajahnya terlihat serius.
"Atau jangan-jangan filmnya jelek?" bisiknya pelan. Tubuhnya ia condongkan ke samping dan suaranya ia pelankan.
γ €