@SatriaInthesky@awaaannnn__ Simple, beda ideologi:
Negara Indonesia -> Demokrasi
Negara China -> Komunisme
Kalau kamu berharap negara kita seperti China, ngapain dulu di era Soeharto cape-cape menghilangkan Partai Komunis Indonesia (PKI)?
@toe_giman - Sosial media yang dijadikan target disebarkan: TikTok (utama), Threads, X (cenblu), Facebook.
Mereka selalu try and error dari demo tahun 2019 hingga saat ini. Ambis sekali untuk membersihkan sosial media.
Tapi, mereka lupa kalau pola tersebut seiring waktu akan terbaca.
@jmazeey Negara toxic competitive, bullying di mana-mana, angka kematian pun tinggi, ambis belajar dari pagi sampe malam tapi mayoritas gabisa bahasa inggris.
Aneh emang.
@kangdede78 EQ tinggi pastinya memiliki skill resilience terhadap kritik bagus maupun sampah dengan memilah point utama yang akan diangkat dan tidak menganggap itu "merendahkan".
Tapi saya percaya dan yakin bahwa anda memiliki EQ tinggi.
@kangdede78 Kalimat terakhir:
"Gerombolan anti pemerintah emang juara marah ๐ก ๐๐ฐ"
Ubah pola pikirnya kalau orang yang mengingatkan pemerintah itu tidak semua anti pemerintah. Kalau anti-pemerintah ya udah dikudeta dari era sebelum-sebelumnya.
@initialDdxbz Tergantung perspektif sebenarnya. Di sisi yang posting ya sahยฒ saja karena bebas berekspresi sedangkan yang ngeluh "haus validasi" sama hal nya bebas berekspresi, cuma diatur aja ego, iri, dan dengkinya.