Pagi tadi sembari menuju proyek, singgah sejenak menikmati hidangan nasi ayam sambal minyak di gunpat, seketika terdengar sirine dengan alphard nopol RI 25 lewat. tidak excited, tidak peduli, dan melanjutkan sepotong daging ayam andalan
sesekali menggeser idealisme soto di pagi hari, digantikan oleh lontong opor beserta telor ceplok adalah nikmat yang tiada banding, surplus kebanggaan dari seorang creator opor yg cukup expertise di bidangnya 🥘