Kalau kurang beras, ambil dari Sulawesi.
Listriknya dari batubara Kalimantan.
Minyak gorengnya dari sawit Sumatra.
Emas, kayu, gas, bisa ambil dari Papua.
Perlu ikan? Maluku dan Maluku Utara.
Mobil listrik? Ambil nikel Halmahera.
Tapi Presiden & Wapres, biar Jawa yang tentukan.
BEREBUT GUS DUR. Terhadap hak-hak warga Tionghoa, ia menegakkan HAM budaya.
Ia juga bicara HAM geo-politik di Aceh-Papua, HAM sosial dengan ide mencabut Tap MPRS tentang komunisme, atau HAM ekonomi dalam keadilan agraria.
Jadi Gus Dur mana yang sedang diperebutkan?
Diskusi 5 jam sudah seperti keliling indonesia dengan beliau, jurnalis senior, salah satunya pernah di @NGIndonesia puluhan tahun bergelut dengan petualangan
Kriminalisasi pada Haris Azhar atau Fatia Maulidiyanti itu targetnya tak hanya mereka berdua. Juga agar warga lain berpikir seribu kali untuk mengkritik. Teror dalam demokrasi.
Tapi yang terjadi sebaliknya. Justru bermunculan keberanian baru seperti Bima di Lampung.