Orang miskin di Indonesia lebih percaya kalo kemiskinan mereka adalah takdir dari Tuhan atau cobaan dari Tuhan, ketimbang percaya bahwa mereka sebenernya dimiskinkan oleh rezim yang inkompeten dan sistem kapitalis yang sudah mengakar.
britannica bantah statement prabowo yang bilang sawit itu pohon:
- secara botani pohon sawit itu monokotil
- jadi lebih deket kekerabatannya sama rumput dan jagung
Dari atas kelihatan jelas apa yang terjadi.
Direkam oleh aktivis lingkungan, content creator, dan YouTuber asal Kalimantan Tengah yang dikenal sebagai “Tarzan modern” atau penjaga hutan Kalimantan. Andrew Kalaweit
Hutan ditebang → dibakar → lahan dibuka.
Video ini diambil 7 Juli 2026, dan rasanya makin miris ketika sekarang Kalimantan harus menghadapi karhutla di banyak wilayah.
Api mungkin cuma beberapa hari.
Tapi kerusakannya bisa bertahun-tahun.
Yang kena bukan cuma hutan, tapi udara, satwa, lingkungan, dan manusia.
Semoga Kalimantan segera kembali bernapas. Stay safe semuanya. 🤍
pemda DIY layangkan surat protes ke bps soal penentuan desil warga jogja:
- ini akibat banyaknya keluhan warga
- banyak warga protes desilnya berubah dari rendah jadi tinggi
- seolah bikin angka kemiskinan turun
- dan dari data ini banyak yang tidak bisa dapat bantuan lagi
- soalnya desil 1-5 itu di bawah garis kemiskinan dan jadi tanggungan pemda
- desil 6-10 dianggap udah bisa mandiri
- pemda minta transparansi akan itu
“Babi-babi kami sudah habis. Ikan-ikan kami sudah mati. Laut-laut kami dicemari. Gunung-gunung kami digusur.”
“Siapa yang merusak alam kami di Kalimantan? Siapa yang akan bertanggung jawab soal ekosistem kami, soal laut kami, soal hutan kami yang hancur?”
Nasrul, Kalimantan Utara
Warga terdampak Kawasan Industri Hijau Indonesia
https://t.co/T98dPr8IgC
Otak balita membentuk lebih dari 1 juta koneksi saraf baru setiap detik. Ini masa paling cepat dan paling sensitif dalam perkembangan otak manusia seumur hidup. Apa yang anak lihat, dengar, rasakan, dan alami di usia ini bener2 jadi pondasi kecerdasan mereka sampai tua nanti. Jadi jangan ragu menghabiskan waktu, materi, energi buat mereka. Cuman sebentar kok. Ntar juga kalo dah gede kita gak perlu lagi repot2 mikirin stimulasi otak mereka kek mana.