KOSAKATA PRABOWO SEBAGAI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
"Ndasmu"
"Nyenyenyenye"
"Emang gue pikirin"
"Aku kan yang presiden"
"Kalo perut laper ya mati"
Berat banget tugas orang tua & guru ngajarin attitude dan sopan santun jangan sampe nyontoh presidennya
Pajak yg udh gw bayar buat gaji anak lu :
• PPN 11% tiap kali makan, belanja, atau pakai jasa
• PPh puluhan juta per tahun
• Pajak mobil 2 dan motor 3 (saat beli dan tiap tahun)
• Pajak rumah (PBB)
• Pajak usaha kontrakan
• Pajak tiket pesawat
• Pajak saat lewat jalan tol
• Pajak BBM
• Pajak pulsa, paket data, internet, dan listrik
• Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)
• Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan
• SWDKLLJ saat bayar pajak kendaraan
• Pajak rokok
• Pajak hotel
• Pajak restoran dan kafe
• Pajak parkir
• Pajak hiburan (bioskop, konser, tempat rekreasi tertentu)
• Bea Meterai
• Pajak jual beli properti
• Pajak deposito dan investasi tertentu
• Pajak impor barang dari luar negeri
• Bea masuk barang impor
• Pajak reklame
• Pajak penerangan jalan (di tagihan listrik)
• Pajak transaksi saham tertentu
• Pajak transaksi kripto
• Pajak hadiah undian
• Pajak sewa tanah dan bangunan
• Pajak penghasilan UMKM/usaha tertentu
• Retribusi pasar
• Retribusi kebersihan/sampah
• Retribusi perizinan tertentu
• Biaya administrasi dan pungutan daerah lainnya.
Terus masih dibilang kurang kontribusi ke negara. 😅
fathimah azzahra sempat membahas anggota DPR yang menjadi jubir partai seolah-olah berbicara untuk pihak eksekutif “sekarang kita mengalami fenomena kekosongan legislatif, meski disenayan itu penuh tapi tidak ada yang benar-benar menyuarakan apa yang rakyat ingin tahu tari eksekutif”
Sebagai ortu yang punya anak perempuan, gua membayangkan ortunya pasti tiap hari ngerasa bangga banget ngeliat anaknya ini. Kuliah kedokteran UI, tapi masih punya energi buat ngurusin kerusakan negara hasil kerjaan boomer-boomer ga becus dan serakah.
CLOSING STATEMENT DARI FATIMAH AZZAHRA:
“Menurut generasi kami, pemerintah seharusnya bukan sibuk menuduh seseorang antek-antek asing, bukan sibuk klarifikasi atas isu-isu yg seharusnya bisa mereka cegah sehingga tidak menimbulkan kericuhan.”
KEREN SEKALII 🔥🔥 #IndonesiaGelap
Hasan : orang terdekatnya (Dadan) presiden saja ditangkap tanpa pandang bulu.
Fatimah : keberhasilan berantas korupsi bukan penangkapan seseorang tapi dari sistem, bukti gagalnya sistem orang terdekatnya presiden saja korupsi apalagi yang jauh disana?
Fatimah sedang memasak Hasan 🔥
5,4 triliun = 5 hari MBG
20 triliun = 17 hari MBG
***
Saya baru saja tadi meresmikan 1151 kilometer jalan.
Jalan desa, jalan daerah.
1.000 kilometer jalan ini memakan anggaran 5,4 triliun (5 hari MBG).
5,4 triliun bisa membangun 1.000 kilometer.
Bayangkan kalau 20 triliun (17 hari MBG)
Berapa ribu jalan yang bisa kita bangun
Berapa ribu jembatan bisa kita bangun untuk rakyat kita
Berapa puluh ribu sekolah yang bisa kita perbaiki.
KARENA UANGNYA GAK ADA?
TERUS ITU MBG PAKE DAUN???
DADAN CS KORUPSI SEMILYAR SEHARI?
***
Kenapa gaji guru tidak bisa baik?
Kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik?
Kenapa anggaran selalu kurang, ya kan?
Karena uangnya nggak adaaaaa!
Bocoran Bloomberg soal lingkaran Prabowo:
- Akar masalahnya bukan kebijakan tapi cara Prabowo dan orang-orang dekatnya ambil keputusan, asal-asalan
- Penasihatnya berebut pengaruh sendiri-sendiri, kasih saran yang malah saling bertentangan dan dangkal
- Prabowo digambarkan impulsif main tembak keputusan tanpa mau pusingin detail
- Kalau dikritik, jawabannya cuma: "Aku bukan begok" bahkan ke keluarganya sendiri
- Benci rapat panjang, benci debat kebijakan udah dia akuin sendiri di depan umum
- Hasilnya kebijakan jadi serampangan, komunikasi berantakan, pasar ikut goyang
- Selama gaya kerja di puncak ini enggak berubah, jangan harap ada perbaikan beneran mau reshuffle menteri berkali-kali pun sama aja
- Contoh nyata: aturan ekspor batu bara berubah-ubah kayak anak kecil ganti baju diumumkan, ditarik, diumumkan lagi, akhirnya enggak jalan juga karena emang enggak masuk akal secara bisnis
1998: Fahri Hamzah pimpin KAMMI, turun ke jalan lawan Orde Baru.
Tuntutannya: cabut dwifungsi ABRI, berantas KKN, tegakkan demokrasi.
2024: Fahri masuk Kabinet Prabowo jadi Wakil Menteri.
2026: Di depan kamera, Fahri bilang mahasiswa yang demo "salah paham."
Bilang Prabowo punya "niat baik."
Bilang sistemnya sudah baik.
Di malam yang sama, Feri Amsari mencatat: dari enam agenda reformasi yang dulu diperjuangkan , lima sudah rusak.
Multifungsi militer kembali.
Polisi masuk ruang sipil.
DPR bukan lagi penyeimbang eksekutif.
Fahri tidak membantah satu angka pun.
Dulu Fahri di jalanan, tuntut cabut dwifungsi ABRI.
Sekarang Fahri di kabinet , dan dwifungsi itu sedang kembali dalam wujud baru.
Yang berubah bukan situasinya.
Yang berubah adalah posisi duduknya.
Kalau niat baik cukup jadi alasan untuk tidak dikritik , kenapa dulu Fahri turun ke jalan?
INI MAL-ADMINISTRASI GAK SIH?
PRABOWO BENER-BENER GAK PAHAM TATA KELOLA UANG NEGARA YA?
Masak,
Menteri minta anggaran 5 triliun, dikasih 10 triliun.
Minta 100 triliun, kalau bisa dikasih 335 triliun. (MBG)
Nyambung juga,
ditanya sumber uang plesiran darimana, kalo ada lebihnya ditanggung sndiri.
Lah emg bisa campur2 gtu?
Sembarangan banget..
Terlepas dari itu,
Rakyat cuma minta satu hal:
Uang sebanyak itu hasilnya apa? Kalau sekolah masih rusak,
jalan masih berlubang,
harga kebutuhan terus naik,
dan korupsi masih jalan,
yang dibutuhkan bukan anggaran lebih besar, tapi pengawasan yang lebih besar.
Karena yang membuat negara maju bukan seberapa banyak uang yang dibelanjakan,
melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyat.