BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru yang kesejahteraannya masih memprihatinkan.
Ia berargumen bahwa guru jauh lebih berperan membentuk generasi muda daripada program makan gratis, dan suratnya yang diunggah di Instagram menjadi viral.
Dalam kunjungan ke Bangka Belitung, saya meninjau langsung penyitaan enam smelter ilegal yang terbukti melakukan pelanggaran hukum dalam kegiatan penambangan tanpa izin di kawasan konsesi PT Timah Tbk.
Saya kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menegakkan hukum secara tegas, transparan, dan tanpa pandang bulu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar menghentikan praktik ilegal yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah, sekaligus memastikan pengelolaan kekayaan alam digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Ke depan, pengawasan akan terus diperkuat agar tidak ada lagi kebocoran, penyimpangan, maupun praktik ilegal dalam pengelolaan sumber daya alam nasional.
Bangka Belitung, 6 Oktober 2025.
🚨 BREAKING: The Global Sumud Flotilla is being intercepted by the Israeli navy.
So close to Gaza, yet so far.
The criminal entity will not allow a single vessel to reach the starving. Even mercy is blockaded.
A state so terrified of compassion it blockades bread & medicine.
#Flotilla #GlobalSumudFilotilla
▶️ DOA UNTUK NEGERI & BELASUNGKAWA
📡 Link Youtube:
https://t.co/ZMBoNK1nMb
Kita memohon kepada Allah ﷻ agar senantiasa menjaga negeri ini dalam ketenteraman, menyatukan hati umat, serta menjauhkan bangsa dari fitnah dan perpecahan.
Allah ﷻ berfirman:
وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖوَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنْقَذَكُمْ مِّنْهَا ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ
“Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara. (Ingatlah pula ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.” (QS Āli ‘Imrān [3]: 103).
Adapun untuk saudara kita Affan Kurniawan dan para korban lainnya, kita ucapkan Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.
Allah ﷻ berfirman:
اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ
“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali).” (QS Al-Baqarah [2]: 156).
Semoga Allah ﷻ menerima amal kebaikan mereka, mengampuni dosa-dosanya, serta melapangkan hati keluarga yang ditinggalkan dengan kesabaran.
Semoga Allah ﷻ melimpahkan rahmat, kedamaian, dan keselamatan bagi negeri serta masyarakat kita. Āmīn.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
🚨Protests Erupt in Indonesia.
In Jakarta thousands have been protesting against corruption and exploitation:
🚔 At least one civilian was killed after being run over by a Brimob vehicle
📢 Students are demanding an end to lawmakers’ obscene privileges — housing allowances worth 50M rupiah a month while ordinary people struggle to survive.
✊ Workers are on the streets, calling for an end to outsourcing and fighting for dignity, fairness, and protection on the job.
🚔 The government responds with tear gas, water cannons, and repression, but the people refuse to be silenced.
📱 Authorities are even pressuring social media platforms to censor voices of dissent.
The protests aren’t just about allowances or outsourcing. It’s about justice. It’s about ordinary Indonesians saying enough is enough.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Kita amat terpukul dan geram atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal tragis saat menyuarakan hak. Hidup muda penuh harapan terenggut dalam perjuangan keadilan.
Kepada keluarga almarhum, doa dan dukungan kita menyertai. Tidak ada yang dapat mengobati luka kehilangan putra tercinta.
Affan berkumpul dengan ribuan rakyat karena hak konstitusional mereka. Kita harus berdiri bersama mereka yang menuntut keadilan dan melindungi hak menyuarakan pendapat.
Kita mendesak investigasi transparan dan proses hukum tegas. Langkah Kapolri dengan permintaan maaf terbuka harus dituntaskan dengan penegakan hukum konsekuen.
Ke depan, penyampaian aspirasi harus tetap bisa dilakukan tanpa rasa takut. Namun, bagaimana rakyat dituntut menyampaikan aspirasi dengan damai jika wakil rakyat dan penyelenggara negara berperilaku semena-mena dan berkomentar semaunya yang meremehkan akal sehat publik?
Tuntutan penyampaian aspirasi damai harus diimbangi kesediaan mendengarkan dan mempertimbangkan aspirasi secara serius dan beradab, bukan malah meremehkan hingga memantik kemarahan dan keputusasaan publik.
Terima kasih kepada sesama rakyat yang saling menjaga dalam demonstrasi kemarin. Sikap rakyat ini menunjukkan kekuatan dan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Jangan ada lagi nyawa melayang saat menyampaikan aspirasi. Keadilan harus hadir sekarang, untuk Affan, keluarganya, dan masa depan demokrasi kita.
Hari ini, Tom divonis 4,5 tahun penjara. Keputusan yang amat mengecewakan bagi siapa pun yang mengikuti jalannya persidangan dengan akal sehat, meski sayangnya tidak mengejutkan.
Selama proses berjalan, berbagai laporan jurnalistik independen dan analisis para ahli telah mengungkap kejanggalan demi kejanggalan dalam dakwaan. Fakta-fakta di ruang sidang justru memperkuat posisi Tom, tapi semua itu diabaikan. Seolah-olah 23 sidang yang telah digelar sebelumnya tak pernah ada. Seolah-olah bukti dan logika tak diberi ruang dalam proses peradilan.
Jika kasus sejelas ini saja bisa berujung pada hukuman penjara, jika seseorang seperti Tom yang dikenal dan terbukti integritasnya di pengadilan, terbuka dan disorot publik perkaranya, masih bisa dihukum semena-mena, maka bayangkan nasib berjuta lainnya yang tak punya akses, sorotan, atau kekuatan serupa.
Vonis hari ini adalah penanda bahwa keadilan di negeri ini masih jauh dari selesai. Demokrasi belum kokoh berdiri. Kita dihadapkan pada keraguan mendasar tentang kredibilitas sistem hukum, dan tentang keberanian negara menegakkan kebenaran. Ketika kepercayaan terhadap proses peradilan runtuh, maka fondasi negara ikut rapuh.
Senin lalu, Tom menyampaikan dalam dupliknya bahwa ia belajar tentang makna kata tawakkal, tentang berusaha sekuat tenaga lalu menyerahkan hasilnya pada Tuhan. Sayangnya hari ini, hasil itu belum berpihak padanya. Tapi ini bukan ujung. Ini satu babak dari perjuangan panjang untuk menghadirkan keadilan yang belum tuntas dan akan terus kita jalani bersama.
Tom dan tim pengacara masih mempertimbangkan respon terhadap putusan ini. Tapi satu hal yang jelas, kita akan terus mendukung penuh langkahnya untuk mencari keadilan sampai titik akhir. Apapun yang akan ia hadapi ke depan, kita terus pastikan bahwa Tom tidak akan pernah berjuang sendirian.
Bismillah
Berita terkini🔥
#ISRAHELL TELAH DINYATAKAN SEBAGAI NEGARA ILEGAL oleh MAHKAMAH INTERNASIONAL #icc_
Telah diputuskan bahwa ISRAHELL TIDAK BOLEH DIAKUI SEBAGAI NEGARA BERDAULAT OLEH DUNIA
Israel mengebom tiga sekolah, terang-terang melakukan pembantaian terhadap warga Palestina yang mengungsi di Sekolah di timur Gaza, termasuk anak-anak.
Media BUNGKAM mengenai hal itu. Jika Anda ikut diam dan tidak menyuarakan kejahatan ini, itu artinya anda setuju dengan pembantaian tersebut.
Percayalah Bahwa jari2 kalian yang digunakan untuk menyebarkan kebiadaban dan kedzaliman zionist israhell akan menjadi saksi dan penolong di akherat kelak !!!
#FreePalestineNow 🇵🇸🇵🇸🇵🇸🇵🇸