@tempodotco Tapi seriusan X lebih bar² dibanding medsos lain, kebencian tanpa pandang bulu ada disini semua. Mau kanan/kiri, ada benang tipis antara kebenaran dan kepentingan, antara fakta dan fitnah terlalu abu-abu, semua pandai merangkai logika. Kita cuma produk penggiringan opini semata.
Peak, yg lain udah baca jg sebenernya, tapi ga lanjut karena rada bosenin di chapter² pertama (tergantung selera masing2) ga suka drama yang berat-berat dan terlalu emosional tbh.✌️
Gausah denial, kalau dunia atau sistem kemanusiaan emang masuk ke usia tua, bukan nakut nakutin dan dengan sangkut paut agama, tanda-tanda yang ada itu ya emang tanda klo dunia ini sedang di fase "pembusukan"
Logis kan??
Kenapa ya orang-orang zaman sekarang banyak yang menolak percaya sama akhir dunia, kalau ada orang yang mengingatkan tentang akhir dunia pasti mereka bilang "apa apa dikaitin agama" padahal ini logis bukan tentang agama doang. Semua yang ada atau tercipta pasti akan berakhir.
Manusia yang lahir, akhirnya mati. Bunga yang tumbuh, akhirnya gugur. Buah yang masak, akhirnya busuk. Robot yang dihidupkan, akhirnya tetep bakalan rusak. Polanya bakal selalu gitu, dan setiap suatu hal akan berakhir, pasti ada fase pembusukan, fase buruk sebelum benar² lenyap.
@Duren___ Cara sederhana buat mengurangi pajak:
Super market ❌️ Pasar tradisional ⭕️
Indomaret/Alfa ❌️ Warung madura ⭕️
Cafe/Resto ❌️ Warmindo/Angkringan ⭕️
Olshop/gofood/grab ❌️ Dateng langsung ⭕️
Nyimpen di bank ❌️ Beli emas ⭕️
Ngemall ❌️ UMKM ⭕️
Tf/QRIS ❌️ Cash only ⭕️