Pelajar SMK mengirim surat kepada Presiden, ia menolak menerima MBG dan meminta jatah makan MBG miliknya diberikan untuk kesejahteraan guru. Para pelajar kita, ada yang pikirannya tajam dan halus perasaannya. Rafif Arsya, anda membuat sejarah.
🔥🔥🔥🔥🔥
Apakah kita benar2 “pergi ke Bulan" atau hanya menembakkan diri ke titik kosong di ruang angkasa, berharap Bulan dtg menemui kita di sana?
Saat Artemis II diluncurkan 1 April lalu, para insinyur NASA tdk mengarahkan Orion ke tempat Bulan berada saat itu. Mrk mengarahkan roket ke koordinat yg kosong.. sebuah titik di mana Bulan akan berada lima hari kemudian, tepat 252.757 mil dari Bumi.
1 kesalahan perhitungan kecil saja, dan kru Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen akan meluncur ke kehampaan.
Ini bmn fiksi ilmiah. Ini trajektori bebas-kembali (free-return trajectory).. konsep mekanika orbital yg mengajarkan kita 1 hal mendasar: di ruang angkasa, tdk ada “tujuan tetap”, hanya ada intersep. Kita tdk pernah pergi ke suatu tempat, kita selalu pergi ke suatu waktu.
Saya sering berpikir betapa kecilnya intuisi manusia di hadapan persamaan2 yg mengikat gravitasi, kecepatan, dan waktu. Kita terbiasa berpikir seperti pesawat terbang menuju bandara. Padahal perjalanan antariksa adalah seni memprediksi masa depan dgn presisi milimeter, melintasi ratusan ribu mil vakum.
Kemarin 6 April, mrk berhasil melewati sisi gelap Bulan dgn selisih hanya ribuan mil.. sebuah keajaiban matematika yg membuat saya semakin yakin: pemahaman kita tentang alam semesta bkn hanya soal pengetahuan, tapi juga kerendahan hati di hadapan ketepatan kosmik.
Bagi kamu, bgmn rasanya mengetahui bahwa perjalanan paling berani umat manusia ternyata adalah taruhan dgn masa depan yg tdk terlihat? 🤔🤔
Apakah ini membuat kamu semakin takjub.. atau justru semakin sadar betapa rapuhnya kita di tengah persamaan2 hukum alam semesta? 🤔🤔
Keluarganya dibakar hidup2 hanya krn ayahnya membongkar bisnis judi oknum militer
Hingga kini pelaku masih bebas dan digaji negara
Kini dia menjadi saksi mengenai perbedaan perlakuan hukum antara pelaku sipil dengan pelaku dari unsur militer
The Moon Was Beautiful Once, Wasn’t It?
You said you wanted to see the full moon,
because it looked so beautiful
and lit your way home.
But the driver moved too fast,
and the moon turned blurry in your eyes.
But… aren’t you the one driving?
#writing
https://t.co/EV7DW0lEyK