YESS and it's FREE!!✨
WEBSITE buat latihan LOGICAL THINKING, gak perlu login‼️
tau show University War gak? nah ada website buat main game kyk di shownya.
"Harga buku di Indonesia kemahalan."
Aku dulu juga mikir gitu.
Tapi setelah ngobrol sama beberapa orang di industri penerbitan, aku sadar...
yang mahal ternyata bukan cuma bukunya. Sistem di baliknya juga.
Asbunnya Rexx yang bikin ngakak guling2🤣🤣
“Mau ngomong apa😭”
“Seperti…. ya ini”
“Yaa mungkin… gatau🤷🏻♂️ apaaa😭”
“Gak bisa kak😭😭”
“Oh😐”
“Dengan ini saya menyatakan, SAYA AKAN LAWAN”
Sakit hati banget pas dengar pemaparan Ketua Perpusnas di RDP DPR. Dia cerita kalau karena efisiensi, Perpusnas bahkan nggak punya anggaran untuk mengirim buku ke daerah. Mau daerah perlu dan minta kayak gimana pun ya nggak akan bisa dikasih, lha wong duitnya nggak ada. Kacau.
"Cara Membaca agar Benar-Benar Melekat dalam Ingatan"
Banyak orang kecewa karena merasa telah membaca puluhan bahkan ratusan buku, tetapi hanya mengingat sebagian kecil isinya. Mereka mengira masalahnya terletak pada daya ingat. Padahal, lebih sering MASALAHNYA TERLETAK pada CARA MEMBACA.
Membaca BUKANLAH proses memasukkan informasi ke dalam otak seperti mengisi hard disk. Ingatan BUKAN gudang penyimpanan, MELAINKAN jaringan makna yang terus dibangun dan diperbarui. Kita tidak mengingat karena membaca; kita MENGINGAT karena MEMAHAMI, MENGOLAH, dan MENGGUNAKAN apa yang telah dibaca.
Berikut beberapa prinsip yang didukung oleh psikologi kognitif dan pengalaman para pembaca produktif.
1. Mulailah dengan Peta, Bukan Detail
Sebelum membaca, kenali struktur buku terlebih dahulu. Bacalah daftar isi, kata pengantar, judul bab, subjudul, atau abstrak jika berupa artikel ilmiah.
Otak lebih mudah menyimpan informasi ketika sudah memiliki "rak" tempat meletakkannya. Tanpa kerangka, setiap informasi terasa seperti fakta yang berdiri sendiri.
Jangan langsung menyelam. Lihatlah peta sebelum memasuki wilayahnya.
2. Membacalah dengan Pertanyaan
Pembaca pasif hanya mengikuti kalimat demi kalimat. Pembaca aktif selalu bertanya. Apa masalah yang ingin dijawab penulis? Mengapa argumen ini penting? Apa asumsi yang dipakai? Benarkah demikian? Bagaimana hubungan ide ini dengan yang sudah saya ketahui?
Pertanyaan mengubah membaca menjadi proses pencarian, bukan sekadar menerima informasi.
3. Kejar PEMAHAMAN, BUKAN Kecepatan
MENYELESAIKAN banyak buku TIDAK sama dengan MEMPEROLEH banyak pengetahuan.
Jika sebuah paragraf penting memerlukan lima menit untuk dipahami, lima menit itu jauh lebih berharga daripada lima puluh halaman yang hanya lewat di depan mata.
UKURAN membaca BUKAN jumlah halaman, melainkan KEDALAMAN PEMAHAMAN.
4. Highlight dengan Sangat Hemat
Kesalahan paling umum adalah mewarnai hampir seluruh halaman. Jika semuanya penting, maka tidak ada yang benar-benar penting.
Sorot hanya gagasan inti, definisi penting, atau kalimat yang merangkum keseluruhan argumen.
Sebagai aturan praktis, usahakan tidak lebih dari sekitar 10–20% isi halaman yang diberi tanda.
5. Parafrase dengan Kata-Kata Sendiri
Setelah menyelesaikan satu bagian, tutup buku sejenak.
Lalu jelaskan kembali isi bacaan menggunakan bahasa Anda sendiri.
Jika Anda tidak mampu menjelaskannya tanpa melihat buku, kemungkinan besar Anda belum benar-benar memahaminya.
MEMAHAMI selalu LEBIH KUAT daripada MENGHAFAL.
6. Latih Ingatan, Jangan Hanya Membaca Ulang
Kesalahan lain adalah terus-menerus membaca ulang.
Cara yang lebih efektif adalah mencoba mengingat kembali tanpa melihat buku.
Tuliskan:
Apa gagasan utamanya?
Apa argumen penulis?
Apa contoh yang digunakan?
Proses "memanggil kembali" informasi inilah yang justru memperkuat memori.
Belajar bukan terutama terjadi saat membaca, melainkan saat berusaha mengingat.
7. Ulangi Secara Berkala
Otak memang dirancang untuk melupakan.
Karena itu, jangan berharap satu kali membaca cukup.
Ulangilah ringkasan Anda: satu hari kemudian, tiga hari kemudian, satu minggu, satu bulan, beberapa bulan kemudian.
Pengulangan yang diberi jeda jauh lebih efektif daripada mengulang berkali-kali dalam satu hari.
8. Hubungkan dengan Pengetahuan Lama
Informasi baru jarang bertahan jika berdiri sendirian.
Setiap kali menemukan gagasan menarik, tanyakan:
Mengingatkan saya pada buku apa? Bertentangan dengan siapa?Dapat diterapkan di mana? Apa contoh nyatanya?
Semakin banyak hubungan yang dibangun, semakin kuat jejak memorinya.
9. Gunakan Pengetahuan Itu
Cara terbaik untuk mengingat adalah memakai. Diskusikan. TULISKAN ULASAN. AJARKAN KEPADA ORANG LAIN. GUNAKAN dalam pekerjaan. HUBUNGKAN dengan pengalaman hidup.
Pengetahuan yang digunakan akan BERTAHAN jauh lebih LAMA daripada pengetahuan yang HANYA DISIMPAN.
10. Terimalah Bahwa Melupakan adalah Bagian dari Belajar
TIDAK ADA manusia yang MENGINGAT SELURUH isi buku yang pernah dibacanya..Bahkan para ilmuwan, filsuf, dan profesor pun lupa.
YANG BERTAHAN bukan setiap kalimat, melainkan POLA BERPIKIR yang DIBANGUN oleh RIBUAN GAGASAN yang pernah ditemui.
TUJUAN MEMBACA bukan memenuhi kepala dengan fakta, melainkan MENGUBAH CARA kita MEMAHAMI dunia.
Penutup
Membaca BUKAN perlombaan MENGHABISKAN halaman, melainkan LATIHAN MEMBANGUN pikiran.
Buku yang baik tidak meminta kita menghafalnya. Buku yang baik MENGUBAH CARA kita BERTANYA, BERJALAN, dan MEMANDANG kenyataan.
Karena itu, setelah menutup sebuah buku, jangan bertanya, "Berapa banyak yang berhasil saya baca?"
Tanyakanlah, "Apa yang kini saya pahami, yang kemarin belum saya pahami?"
JIKA pertanyaan itu dapat dijawab, MAKA buku tersebut TELAH menjadi bagian dari diri Anda—MESKIPUN Anda tidak lagi mengingat setiap halamannya.
Rekomendasi penerbit mantap betul.
0. Anak Hebat Indonesia (BAGUS BANGET ANYINK INI PENERBIT)
-1. Lentera Dipantara (nungguin penulis terbesar Indonesia cetak ulang kaya nunggu Wowo kepleset di kamar mandi)
1. KAKATUA my love (beli yang tertib right aja ya)
2. Marjin Kiri (kurasinya jarang ada yang gagal)
3. Moooi Pustaka (yang punya aja Eka Kurniawan)
4. Anagram (buku seri esai sastranya mantep)
5. Labirin Buku (jempolannya untuk terbitan Amerika Latin)
6. @batjaanrakjat (ane sebut biar bisa SS ke direksi bebal itu, tp jujur mereka udah berubah)
7. Rotasi Book (komik2 out of the box bagus ada di sini)
8. Komunitas Bambu (tempatnya buku sejarah lezat 🤤)
9. Penerbit Pocer (saya suka konsep cover bukunya)
10. GDN Press (penerbit baru yang kurasinya bagus2)
11. Pabrik Tulisan x Buku Baik (kualitas cetakan mereka masih no. 1 di sini)
12. KPG 🤗
✨ GIVEAWAY BUKU ✨
Melihat berita kalau anggaran buku negara kita tercinta ini sedang dipangkas jadi aku mau co-in buku untuk 2 orang pemenang dengan masing2 harga maks 100k.
Syarat nya:
1. RT dan like tweets ini (gak usah follow gapapa)
2. Reply dengan ss buku yg mau kalian co beserta harga nya dan kenapa kalian mau bukunya
3. Bukan akun GA/kosongan
Batas GA tgl 21 Juli 2026 jam 23.59 WIB
Akan aku undi dan umumkan tgl 22 Juli 2026
@akusathings Aku tertarik dengan buku ini karena dia menampilkan 12 pemikir besar dunia pada masa kini. Dengan menggunakan panel juri yang kritis, jenaka, sehingga pembaca bisa mendalami pemikiran-pemikiran yang tetap relevan hingga hari ini