Seumur2 baru kali ini aksi sampe harus masuk gang2, main kucing2an sama ACAB, krn massa aksi langsung ditahan tidak boleh marching ke Bundaran HI. Sebagai warga Jakarta, aku semakin merasa pentingnya politik merebut ruang kota sebagai agenda kolektif dan melawan represi.
di buku Tempo, pengakuan Algojo 1965 tahun 2012, dimuat di salah satu bab, pemuda ansor ketika ditanya kenal atau tidak dengan yang dia eksekusi, dia menjawab dia tidak peduli dengan siapa yang dia eksekusi, dia hanya ingin membunuh. Tentara mengirimkan (-)
Esai kuratorial ngambil referensi dari esai "Another Art World" (sejujurnya baru baca barusan) di mana Graeber mengkritik dunia seni yg justru diwujudkan paradoxically secara megah oleh Artjog 😂 if not a maximum level of "ironi yg menyesakkan".