Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
I love it when my boyfriend proudly said
“Pacarku”
“Cewe gw”
“My bini”
“Bini gw”
“Kok bisa yg semantep ini jadi cewe gw”
like YESSSS you bagged ME. I LOVE YOU LITTLE CUPCAKE. GRGRGRGRRR. (I’m a men hater but my man gets a freepass) 🍀
apalagi tinggal di luar jakarta (especially luar jawa) trus akhirnya ngerantau dan bergaul sama temen yang born and raised di sana. Oh lu makin tau seberapa berpengaruhnya akses informasi dan peluang ke pola pikir, tumbuh kembang otak, mental, & cara bersosialisasi even bermimpi
Rupiah dah disebut sebagai the worst performing currency in Asia right now. Even Bank Indonesia masuk campur pun still tak membantu. Bapak Presiden relax pergi Perancis dengan segala rombongan. Oh ya orang di desa ga pake dolar ya kan pak.
Belanja di watson pluit village beli tissue basah sama air mineral, total 17rb, bayar pake qris dia bilang min 20rb, pake debit min 35rb, trs dia blg kalo di bawah itu cash, aku kasih cash 100rb trs masnya bilang ga ada kembalinya dan uangku dikembaliin, akirnya aku ga jadi beli.
tadi lagi nulis postingan di LinkedIn tapi bingung kata-katanya yang bener gimana, terus explore deh nemu web yang bisa convert kalimat kita ke LinkedIn Speak, cocok banget buat mahasiswa yang lagi sering-seringnya update post disana, atau yang bingung gimana cara bales email 🥹