pernah dimarahin cuma karena berusaha ngejelasin apa yang gue rasain, pernah didiemin karena berani ngomongin kekecewaan, sampai akhirnya gue sadar, gue ga pernah dikasih ruang buat membela diri, gue cuma dituntut buat diam, ngerti, dan menerima semuanya, sementara pada akhirnya tetap gue yang dianggap salah.
Pembunuhan karakter itu nyata.
Kamu disakiti sampai marah, lalu reaksimu dijadikan bukti bahwa kamu orang yang buruk. Saat diam, kamu jadi korban. Saat melawan, kamu jadi pelaku.
Mereka menceritakan reaksimu, tapi menyembunyikan luka yang mereka sebabkan.
🗣️ Harry Kane kepada istrinya di panggung Ballon d'Or :
"Untuk istriku, Kate. Sahabat terbaikku. Kita telah melewati banyak suka dan duka, itu sudah pasti. Kamu selalu menjadi pendukung terbesarku. Bahkan, aku merasa kamu menginginkan ini lebih daripada diriku sendiri. Penantian penuh kecemasan untuk mengetahui hasilnya, aku tahu itu sangat berat bagimu. Dan sekarang, inilah hasilnya, kita berhasil!
Kamu selalu menginginkan yang terbaik untukku. Kamu rela berkorban demi membantuku mewujudkan impian-impianku, dan aku tahu bahwa impian-impian itu juga merupakan impianmu. Jadi, semua ini tidak akan mungkin terwujud tanpamu.
Trofi ini adalah sesuatu yang kita rayakan bersama. Bukan hanya aku, tetapi aku dan kamu. Ini juga milik seluruh keluarga dan semua orang dalam tim kecil kami yang begitu erat.
Jadi, aku hanya ingin mengucapkan terima kasih kepadamu, aku sudah tidak sabar untuk menikmati momen ini dan merayakannya bersama. Aku mencintaimu."
mantra biar kamu ga gampang kepikiran:
1. yang udah lewat, yaudah lupakan aja
2. yang belum terjadi, gausah ditebak-tebak
3. yang ga bisa dikontrol, lepasin
4. yang gabisa diubah, cukup terima
ternyata skill mahal yang harus dikuasai pas udah dewasa tuh, skill ngatur suasana hati dan emosi, jangan apa apa DIBAPERIN, please don't expect too much, manusia bisa berubah kapan aja, hari ini suka, besok bisa tidak. semua bisa hilang dan pergi, kapan saja.