“Istri itu beban hidup kalau gk kerja, soalnya gk berpenghasilan”
Kurang lebih inilah hitungan, kalau istri bukan IRT dan semua tugasnya dilakukan orang lain :
• ART : 2 - 4 jt
• Babysitter / daycare : 3 - 5 jt
• Chef / gofood : 2 - 4 jt
• Laundry & setrika : 1 - 2jt
• Driver ( sekolah, les & kegiatan lain ) : 3 - 4jt
• Guru private : 500-1jt / subject • Personal assistant : 3-4jt
• Pendamping emosional anak : ♾️
• Pelayanan s*x : 1jt - ♾️
• Hamil, melahirkan, menyusui
Total income perbulan IRT : 0 Based on occupations : 25juta +++
Kalau dikasih fakta gini, IRT dianggap perhitungan. Tapi ironisnya, masih banyak yg bilang IRT itu pengangguran atau si “cuma bisa ngabisin uang”. Pada dasarnya pernikahan itu tidak bersifat transactional. Padahal pengorbanan itu bukan hanya soal "how much money you can bring to the table" Dalam pernikahan kedua pihak harus rela berkorban, bukan merasa jadi yg paling korban
Bahkan pekerjaan IRT yang tertulis di KK dan KTP itu di akui oleh negara pada Pasal 31 ayat (3) UU Perkawinan.
Jadi IRT itu pekerjaan yang mulia ya, bukan pengangguran. Apalagi beban suami.
“A husband can buy a house but it takes a wife to make it home” 🩷
cc : devividyapith
Kita menangisi Vidi yang meninggalkan.
Kita juga menangisi Dara yang ditinggalkan.
Padahal, di saat yang sama, keduanya sedang mengajarkan kita satu hal yang sering kali luput kita pahami, tentang cara yang benar dalam mencintai.
Kalau menelusuri laman sosial media Dara, sosok Vidi mungkin tampak jarang hadir di sana. Bahkan sempat membuat banyak orang meragukan cintanya dan mempertanyakan kesetiaannya.
Padahal sejak awal, Dara sudah menunjukkan cinta yang begitu besar untuk Vidi.
Ia tetap memilih berjalan bersama Vidi, bahkan ketika ia tahu durasi bahagia mereka mungkin sebentar.
Dara memilih bertahan di sisinya, di saat ia menyadari betul tak akan pernah ada kata 'menua bersama' dalam romansa mereka.
Dan barangkali di situlah letak cinta paling tinggi yang mampu Dara berikan. Ia memilih tetap hidup bersama seseorang yang ia tahu suatu hari nanti akan mengucap kata pamit duluan.
Sementara Vidi pun mencintai Dara dengan cinta yang sama besarnya.
Vidi tahu hidupnya mungkin tidak sepanjang yang diharapkan.
Ia tahu suatu hari namanya hanya akan tinggal sebagai kenangan.
Ia tahu cepat atau lambat, dirinya akan menjelma menjadi kehilangan dalam hidup perempuan yang ia cintai.
Dan karena ia tahu durasi hidupnya begitu sebentar, ia berikan seluruh cintanya kepada Dara dengan porsi yang tak akan pernah bisa ditakar.
7 Maret 2026, bukan hanya keluarganya yang memeluk kehilangan. Bukan hanya hidup Dara yang tak lagi terasa utuh. Tetapi kita juga turut merasa runtuh.
Hari ini kita kembali menyaksikan romansa dua manusia yang akhirnya dikalahkan oleh waktu, di saat cinta masih menyala di hati mereka.
Di saat mereka masih ingin terus berbagi mesra.
Dan mungkin, inilah pelajaran paling berharga yang bisa kita petik dari kepergian Vidi. Tentang mencintai pasangan dengan seluruh cara terbaik yang kita punya, dan menghabiskan sisa waktu di dunia dengan menjadi sebaik-baiknya manusia.
Semoga Allah merahmati perjalanan pulangmu. Semoga dilapangkan kuburmu. Semoga selalu terang rumah barumu nanti, seperti halnya kamu yang selalu menjelma terang di banyak hati.
Oxavia Aldiano, Kamu orang baik.
Kamu suami Sheila Dara selamanya.
Kamu hidup di hati kami selamanya.
Ngapain pake ahli gizi kalo MBG isinya cuma susu, jajanan pasar, keripik.
Sumpah ini cara ngelola negara bener2 cuma bikin bangkrut doank. Bubar lah 2030
Kalian harus tahu:
1 hari MBG = 1 triliun (dibulatkan biar gampang ngitungnya).
Jika libur 7 hari gara-gara Lebaran, maka 7 triliun nggak jadi dibagi-bagikan dong.
7 triliun ini, hitung-hitunganannya: 70% buat biaya beli bahan makanan, 20% buat operasional, 10% buat bayar-bayar insentif. Alias 30% bisa masuk kantong dapur.
Dus, 30% x 7 triliun, sama dengan 2,1 triliun.
Itu kalau bahan makanannya memang 70%. Kalau cuma ciki, dkk sih tambah asyik deh.
Itulah kenapa libur lebaran pun maksa harus dibagikan. Cuan 2,1 triliun gitu loh.
Kalian bagian dari 1 juta pekerja dapur? Kalian cuma dapat ingusnya saja.
Kalian orang tua yang anaknya dapat MBG? Duuh, kalian cuma dapat upilnya doang.
Yg punya dapur, mereka pesta pora. Argo terus jalan, cuy.
Apakah anak-anak kita betulan akan nambah pintar, nambah bergizi?
Duh Rabbi, kamu tuh cuma ngasih makan 1x sehari, lantas berharap semua masalah selesai?
Orang tuanya tetap susah nyari pekerjaan, biaya sekolah kuliah mahal, pun anak tsb, 2x makan lainnya di hari tsb bagaimana?
(Tere Liye, penulis novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar)
@tempodotco Pak @prabowo:
1. Anda belum jg move on dr pilpres.
2. MBG menggunakan uang negara, bkn uang pribadi, jd tdk perlu merasa jd pahlawan.
3. Anda senggol Aceh dan Sumbar, bukti Anda tdk iklas utk negara, anda cari pengakuan dr yg tdk memilih Anda, itu namanya dendam pak.🤦♂️
@dosenkesmas Sebenarnya MBG ini perlu asal ada prioritas. Apa susahnya tinggal milih anak kurang mampu dulu. Masa ga punya data itu tiap sekolahnya. Sekarang semua aja dihantam sampai staff sekolahnya, kan makin ga nyambung. Omongan dari akademisi kaga didengerin. Menuju Indonesia Tembaga
Gaji guru honorer = 300rb/BLN,
status nunggu tahunan jadi P3K.
Gaji staff SPPG = 3 - 7 juta, segera diangkat P3K.
Prioritas kebijakan bukan di OTAK tpi di PERUT.
Honorer puluhan thn, ikut mencerdaskan bangsa tapi gajinya kecil.
MBG baru se-thn pegawainya sdh jd ASN, udah korup, meracuni diberi hadiah pulak...ampun wok.