Yg jadi tolok ukur pemikiran ini harus lahir dari komponen bangsa yg bersih, bukan dari komponen sampah daur ulang. Sehingga kepercayaan publik akan tumbuh dengan sendirinya, tanpa tindakan provokatif atau ditunggangi kepentingan.Jika @msaid_didu 1 siapa yg percaya ?
Terus keliling mencari solusi perbaikan bangsa
Dari berbagai pertemuan dan diskusi dg berbagai tokoh bangsa - seperti Prof. Emil Salim, Jusuf Kalla, Jend TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Ustadz Habib Riziek dan tokoh-tokoh lain - saya menyimpulkan bahwa bangsa Indonesia bisa diselamatkan jika :
1) bahwa kedaulatan harus dikembalikan kepada rakyat dan negara dari tangan Oligarki
2) bahwa bangsa Indonesia harus dibersihkan dari politisi busuk, pejabat korup, dan oligarki hitam (penyogok).
3) bahwa dibutuhkan kembalinya fungsi dan peran cendekiawan, tokoh agama, dan pemuda untuk menjadi pilar dan suluh kebenaran.
Para pendukung Yaman itu selalu mencuri star untuk berkampanye politik, kumpulin dana dg mengemis, propaganda dg jual agama, membungkus kinerja jungjunganya dg dalil, provokasi anti pemerintah tapi menikmati hasil kerja pemerintah.
@SianiparRismon Ketakutan dengan trah nya Jokowi sampai terus di serang dengan berbagai cara dan Isyu, .....tapi yakinlah kebenaran itu akan menemukan jalanya.