@yusufgunawan@Rd_Songgomaruto Seharian mendengarkan radio ditengah macet yang Malang. Bahasan ngalor ngidul soal parkir yang tak kunjung ada solusi.
Menurut warga @gakbenar; yang diharapakan adalah penegakkan aturan dan parkir gratis.
2 poin itu adalah solusi.
@aqshalrzq_
@NoegReborn@yusufgunawan Bisa dan SANGAT BISA! , dalam sistem ada operator atau mungkin otomasi.
Otomasi sekalipun bergantung siapa yang menentukan jalannya sistem itu.
Pernah denger; "Dari sistem-nya sudah seperti itu"...
Jawabnya dikembalikan ke jiwa dan kesadaran kita berada dikubu mana.
@yusufgunawan Benar2 kemalangan jika sebuah Kota kehilangan jati diri bahkan lebih mikir wisatawan dari pada kebutuhan warga lokal.
Parameter selalu fasilitas atas lonjakan wisatawan (termasuk 1 arah), bukan kebutuhan warga lokal.
Dampaknya ekonomi lokal tergerus.
@miaamalia24@RizkiAndrianto@hyiexo@Rdm_27@AkatsukiAlpha88 Sesimpel jargonya
"Satu QRIS untuk Semua"
Gitu maksudnya?
Sudah dibohongi QRIS
Dibohongi perusahaan
Eh... Dibohongi Pembeli.
Sadar gak sih kalau huruf "S" di slogan QRIS itu kapital. Kenapa hayooooooo.....
@miaamalia24@RizkiAndrianto@hyiexo@Rdm_27@AkatsukiAlpha88 Sesimpel jargonya
"Satu QRIS untuk Semua"
Gitu maksudnya?
Sudah dibohongi QRIS
Dibohongi perusahaan
Eh... Dibohongi Pembeli.
Sadar gak sih kalau huruf "S" di slogan QRIS itu kapital. Kenapa hayooooooo.....
Lihat bagaimana ketakutan menjadi komoditas dalam menarik upeti.
Bukan memberikan rakyat (pejalan kaki) kesejahteraan dan ruang, malah menjadikan ruang untuk menarik upeti.
Modus penculikan anak seperti ini masih terjadi di Malang Kota, sayang tidak ada dokumentasi seperti ini saat kejadian di depan ruko Sulfat Niaga.
Tambah tewur ancen.
@infomalang@yusufgunawan@kabarmalang
@RizkyP1@yusufgunawan Bukan wacana, tapi ada.
Soalialisasi dan perawatan fasilitas seperti ini abai.
Bahkan Malang juga punya velodrom.
Dibiarkan hancur tanpa solusi seperti pasar besar.
@yusufgunawan Kegiatan dari masa ke masa.
Setidaknya ada kanjuruan.
Sayang mereka hanya sibuk dengan UMKM, parkir, macet dan banjir.
Lupa bahwa Malang dibangun jauh sebelum beliau. Sudah banyak yang dibangun oleh pemimpin sebelumnya dengan mimpi untuk sekarang.