Sebagai mantan kolektor Jersey Persib yang sudah 5 tahun terakhir ini vakum, justru saya senang Persija kerjasama dengan Adidas.
Mau apapun bentuk kerjasamanya, itu salah satu tanda kemajuan bahwa sepakbola Indonesia mulai dilirik. Brand sebesar Adidas yang mau melirik pangsa pasar di Industri Sepakbola Indonesia menjadi bagian perjalanan yang perlu di apresiasi.
Jika medio 2016-2024 Persib mempertahankan Sportama sebagai salah satu brand yang memang Persib 'bentuk sendiri', atau AZA sportwear dengan Persebaya nya, justru di 2025/2026 Persib berani melepaskan Sportama dan menggaet KELME untuk mengarah ke perjalanan yang lebih jauh.
Saya melihat, Self Production sudah tidak lagi menjadi prioritas untuk Persib seperti tahun-tahun sebelumnya, jika sebelumnya Persib 'ngarawu ku siku', tahun 2025/2026 Persib memandang penjualan merchandise dari sisi yang lain. Sehingga fokus pengembangan bukan lagi di tahap R&D dan produksi, tapi ke Pemasaran.
Dan terbukti kan, penjualan jersey Kelme di tahun ini meledak berbanding lurus dengan prestasi Persib.
Kembali ke Adidas dan Persija,
Dari segi geografis saya melihat Persija sebagai salah satu wajah sepakbola Indonesia karena letaknya di Ibu Kota dan jumlah supporternya yang banyak, makanya sangat-sangat wajar jika Persija menjadi salah satu tim yang seharusnya menarik dari sisi sponsorship.
Justru manajemen Persija bisa disimpulkan 'Bodoh' jika tidak mampu menggaet sponsor besar dengan lokasi strategis di Jakarta dimana perputaran uang satu Indonesia mungkin terbesar ada di Jakarta.
Saya pernah komunikasi via DM dengan @Bola_Jakarta diskusi soal sponsor yang nempel di jersey Persib dan Persija di tahun 2024 yang pada intinya, sponsor akan melihat apa yang bisa dirasakan dampaknya paling besar terhadap brand mereka. Makanya manajemen Persib menjadikan Jersey lebih dari kaos bertanding dan merchandise supporter, tapi juga 'Papan Iklan' berjalan.
Untuk Bobotoh, sekeras apapun kalian mencari celah lewat "Jersey Template" atau "Kerjasama Jual Lepas" ketika 'panas' melihat dapur tetangga sedang memasak, tidak akan berpengaruh untuk PERSIB jika kalian tidak mengeluarkan uang lebih banyak untuk Jersey Persib Original yang sudah lengkap mulai dari SV, Replika, hingga PI dan lebih memilih KW sambil bilang: "Nu ieu mah mirip pisan siah anjir jeung nu asli na".
Dan untuk Teman² Jakmania, sekeren apapun Jersey Adidas Persija nanti, tidak akan membantu keuangan PERSIJA jika kalian lebih bangga menggunakan kaos korwil dibandingkan Jersey Original Persija itu sendiri.
Akhirul Kalam, Pandanglah kemajuan setiap klub sebagai ekosistem yang baik untuk kemajuan sepakbola dalam negeri.
Saya perlu diingatkan dan kita perlu saling mengingatkan.
Untuk perjalanan menuju Rivalitas yang sehat.
Salam.
*Russia banned from football for attacking Ukraine*
*USA, host of the World Cup, bombs Iran for over a month, kills its Supreme Leader and refuses to let the Iranian team stay even one night in the country*
FIFA President:
isso aqui é bizarro
surgiu uma teoria que toda vez que um jogador asiático vai erguer o troféu na Inglaterra, a câmera da transmissão corta
e aparentemente é verdade mesmo
Dalam sejarahnya, SC Freiburg belum pernah sekalipun menjuarai kompetisi major. Final Europa League malam ini adalah final kedua dalam sejarah klub, setelah DFB Pokal 2022
Jika menang vs Aston Villa, maka skuad asuhan Julian Schuster akan menorehkan sejarah baru klub yg 100% masih dimiliki suporter itu
We are all Freiburg, aren't we?
Ngeliat Garudayaksa FC naik ke BRI Super League, jadi keinget Schalke yg konon katanya dijadikan kendaraan politik oleh seorang pemimpin Jerman di era 1933-1945 dan meraih masa tersukses di era tersebut
Garudayaksa otw tsunami trofi? 🤔
He is one of us🔴
Rio Fahmi adalah contoh nyata bahwa anak Indonesia bisa mewujudkan mimpi bermain untuk tim impian masa kecilnya.
Tumbuh besar sebagai the Jakmania, hidup membawanya pada takdir membela tim kebanggaan.
Setelah Nahumarury, Umarella, Lestaluhu, Hehanussa dll..
Jong Molukken/Moluccas selanjutnya yang akan menjadi tulang punggung Persija Jakarta;
Selamat datang di Jakarta! 🐯🔴
Pattynama & P...
Negara bukannya tidak hadir, namun gerak lambat, retorika seremonial, serta sikap defensif kalangan elit lebih terasa ketimbang pemerataan distribusi di lapangan.
Apakah fenomena suporter menyuarakan pesan kemanusiaan dari tribun terbilang wajar dan sah saja?