Istrinya sakit pinggang. 2 tahun.
dia beliin kasur baru. Rp 2 juta
Niatnya baik. Biar dia tidur nyenyak. Biar sembuh.
Gak sembuh.
Bantal ortopedi. Rp 1juta
Gak sembuh.
Kursi ergonomis. Rp 1 juta
Gak sembuh.
Sampai fisioterapis tanya satu pertanyaan:
"Ibu mandiin anaknya di mana?"
prabowo ini pingin sekali dikenal sebagai orator ulung, pidato berapi-api yang membakar semangat meneruskan citra soekarno, sampai ke gaya berpakaian dan kacamatanya walau gak sama persis
tapi di satu sisi dia denial dengan programnya yang dia rasa selalu benar tanpa liat aktualnya di lapangan seperti apa, marah ketika dikritik, isi pidatonya hampir sama; masih menyindir lawan politiknya, meluapkan emosi ke bawahan dan rakyatnya, kalimat2nya penuh amarah bahkan terkadang menjadi seperti anak kecil yang gak terima ketika khayalan imajinernya diganggu, gak ada kompromi untuk sekedar masukan untuknya. dia hidup di kepalanya sendiri
gws, indonesia
Guys, ada cerita yang menurut gue sangat manusiawi dan sangat touching dari podcast Nikita Willy dan Indra Priawan dan ini bukan drama, bukan kontroversi, tapi sesuatu yang jauh lebih dalam dari itu.
Dua pertanyaan yang paling banyak ditanyakan orang tentang Niki:
Kenapa dia tiba-tiba menghilang dari TV?
Dan kenapa sekarang berhijab?
Jawabannya ternyata saling terhubung dan dimulai dari satu momen yang sangat sederhana tapi sangat menghantam.
Soal menghilang dari TV dan ini lebih personal dari yang lo bayangkan:
Niki terakhir syuting sebelum hamil Isa.
Setelah itu prioritasnya bergeser.
Bukan karena dilarang suami.
Indra tidak pernah melarang.
Bahkan tidak pernah minta.
Tapi Niki sendiri yang sadar bahwa sebelum menikah Indra sering datang ke event sendirian.
Makan malam sendiri.
Karena istrinya selalu syuting.
"Kasihan banget.
Masa udah nikah pun dia tetap harus sendiri."
Kalimat itu sederhana.
Tapi bagi Niki itu menjadi keputusan yang dia buat sendiri, dengan kesadarannya sendiri bukan karena tekanan siapapun.
Soal hijab dan ini yang paling menghantam gue:
Niki mengaku prosesnya panjang.
Belum bisa cerita semua.
Tapi ada satu momen yang dia ceritakan dan menurut gue ini adalah cerita parenting paling touching yang pernah gue dengar tahun ini.
Saat Niki pulang dari umrah guru ngaji Isa, anaknya yang baru 4 tahun, menyerahkan sebuah hadiah.
Guru itu bercerita:
waktu mau kasih Isa hadiah karena ngajinya bagus, Isa ditanya mau hadiah apa.
Jawaban Isa: "Mau beli kerudung buat Ibu."
Guru ngajinya yang membelikan.
Dan menyerahkannya kepada Niki saat pulang umrah.
"Wow. Ini apakah harus benar-benar memakai kerudung?"
Itu reaksi Niki.
Dan itu salah satu pemicunya.
Yang paling dalam dari seluruh cerita ini:
Niki dan Indra tidak pernah secara eksplisit mengajarkan Isa tentang hijab atau aurat dengan cara yang formal.
Mereka hanya selalu menutup bagian pribadi Isa saat mandi dan mengatakan itu private parts, tidak boleh terlihat orang.
Dari kebiasaan kecil itu Isa tumbuh dengan pemahaman sendiri.
Sampai suatu hari waktu Niki pakai baju yang agak terbuka, Isa bilang: "Harusnya pakai baju enggak kayak gitu. Itu privacy."
Anak 3,5 tahun.
Tidak diajarkan secara eksplisit.
Tapi menangkap esensinya sendiri.
Dan dari sanalah Niki mulai berpikir lebih serius.
Satu kalimat Indra yang paling gue pegang:
"Kalau misalnya anak itu sudah cinta sama sosok figur bapak dan ibunya apapun yang dilakukan orang tuanya pasti akan ditiru.
Tapi kalau deep inside anak itu enggak suka sama sosok figur orang tuanya apapun yang diajarkan tidak akan didengar."
Ini bukan soal agama saja.
Ini soal parenting secara universal.
Anak tidak butuh orang tua yang paling sempurna. Anak butuh orang tua yang dia cintai dan kagumi.
Dan kecintaan itu dibangun bukan dengan ceramah tapi dengan kehadiran, dengan contoh, dengan waktu.
Nikita Willy menghilang dari TV bukan karena dilarang. Dia memilih.
Dan berhijab bukan karena dipaksa suami. Dia dipicu oleh anaknya sendiri yang usianya belum genap 4 tahun.
Kadang perubahan terbesar dalam hidup seseorang tidak datang dari ceramah panjang atau tekanan eksternal.
Tapi dari satu momen kecil yang tiba-tiba menghantam jauh lebih dalam dari apapun.
Sebuah kerudung yang dibeli seorang anak kecil untuk ibunya adalah salah satu momen seperti itu.
Lo pernah sadar gak, pas lagi baca buku yang tebel atau bacaan panjang, kayak ada suara di dalem kepala lo yang ikut nyebutin tiap kata yang lo baca?
Kayak tanpa lo sengaja, lo tuh sebenernya lgi “ngomong” dlm hati, ngikutin alur tulisannya secara perlahan.
itu biasa disebut...
Syarat kerja di dapur MBG tuh ‘bego’ ya?
Pernah kerja jadi HSSE Officer bikin gue gatel banget pengen bahas ini. Let me tell you why this is dangerous, apalagi buat program skala nasional.
Dilarang menyentuh,
Bukan berarti tak boleh memberi.
Najis liurnya masih bisa dibersihkan dengan 7x bilasan, najisnya ucapan manusia karena tak mampu menjaga lisannya, tak kan hilang 7th
_Naudzubillah
naik 1% doang dari 11% ke PPN 12% kedengeran dikit?
yang biasa belanja 3jt/bulan:
naik 30rb = setara 3kg beras atau ongkos transport 3 hari 🚶♂️
kalau penghasilanmu gak naik artinya jumlah beras yang bisa terbeli berkurang. atau, ada alokasi pengeluaran lain harus dialihkan untuk beli beras 3kg.
yang biasa belanja 30jt/bulan:
naik 300rb = sekali brunch di cafe, posting story "Weekend mood" habis 300rb++ 📸
kalau penghasilanmu gak naik, sabar ya.. berkurang 1 story. pake stok foto lama aja biar tetep bisa update. 😅
sama-sama 1%, tapi buat si kecil lebih terasa banget dampaknya ke perut.
***
yang mapan cuma lewatin nongkrong estetik,
yang kecil kelewat buat beberapa kali makan.
1) Gaji tiap bulan dipotong pajak,
2) THR juga kena pajak,
3) Dapet bonus kena pajak juga,
4) Beli barang mahal kena pajak barang mewah,
5) Rumah kena pajak bumi dan bangunan,
6) Motor harus bayar pajak tiap tahun,
7) Mobil juga bayar pajak tiap tahun,
8) Belanja di supermarket tiap itemnya kena pajak,
9) Makan di restoran kena pajak,
10) Beli barang di luar negeri juga bayar bea cukai,
11) Bunga tabungan kena pajak juga dari negara,
12) Apply kerjaan pakai meterai, bayar ke negara,
13) Resign kerjaan juga bikin surat pernyataan pakai meterai,
14) Ditilang juga bayarnya ke negara,
15) Bikin SKCK juga bayar ke aparat negara.
Rakyat:
"Gila, banyak juga ya yang gue setor ke negara."
"Diapain aja tuh duit sama pejabat?"
"Nyampe kita lagi enggak?"
"Jangan-jangan nyangkut dimakan pejabatnya doang?"
Pemerintah:
Istri aku juga suka reimburse2 gitu. Benerin kuku 140 ribu, keramas 50 ribu. Terus minta reimburse total 250 ribu
Katanya matematika manusia sama girl math beda. Ga tau deh, aku iya-iya aja lagi
GUYS AKU MO CERITA (panjang).
jadi dulu suamiku tuh sempet berencana menceraikan aku setelah 3 bulan menikah demi mantannya. dan aku baru tau rencana mereka itu setelah 6bulan menikah.
nah loh nah loh wkw