Gue mau nampol kalian pakai kenyataan.
Dan gue jamin, kalian belum siap dihantam realita ini.
Apa yang Fatimah Azzahra lakuin baru-baru ini di TV nasional, dan wakil BEM yg dulu.
Gue cap sebagai:
Entertainment Politik.
Kritik yang seharusnya tajam, malah berakhir cuma jadi HIBURAN.
Jadi bahan trending semalam, panen impression dan engagement di Twitter, lalu besoknya orang lupa dan lanjut hidup seperti nggak ada apa-apa.
Kenapa bisa gitu? Gue bahas di sini.
Jakarta emang se-kontras itu ya
Tadi jam 7-an pas balik kantor, aku mutusin jalan kaki dari kantor ke Ambassador. Nggak nyampe sekilo juga sih, tapi sepanjang jalan aku iseng foto-foto dan malah jadi merhatiin orang sekitar.
Ternyata, hampir semuanya kelihatan capek banget. Kayak lagi narik napas panjang, berjuang di titik terakhir sebelum beneran nyerah (jujur energinya masuk ke gue banyak bgt, sampe berasa sedihnya)☹️
Ada yang udah ngantri busway lama tapi nggak dapet-dapet, ada abang starling yang sabar nawarin minum ke setiap orang yang lewat, sampai tukang nasgor yang senyumnya lebar banget pas dagangannya ada yang beli.
Di tengah kondisi ekonomi yang lagi nggak baik-baik aja, masih banyak yang kerja keras banget demi sesuap nasi, walaupun untungnya mungkin nggak seberapa🥺
Please, jangan jahat sama orang lain, ya. Kalau masih ada pilihan buat jadi orang baik, mending pilih jadi orang baik. Kita nggak pernah tahu seberat apa perjuangan orang lain buat bertahan hidup hari ini🤍
"The professor for a reason."
Kalimat kayak gini makin sering gw lihat belakangan. Ferry dipuji, diorbitin jadi calon Menkeu, dianggap satu-satunya orang yang ngerti ekonomi di timeline.
Kebetulan gw baru kelar baca 3 dokumen beliau yang disebut @insidefolkative sebagai riset (walau di kemudian hari beliau bantah dan bilang bahwa itu hanya artikel biasa). Isinya rapi, penuh rumus, panjang, kelihatan banget hasil kerja keras. Di tengah timeline yang isinya cocoklogi, dia kelihatan seperti satu-satunya orang dewasa di ruangan.
Gelar professor tuh nggak datang dari tampang doang. Datangnya dari satu hal: kerjaannya siap dicek. Jadi gw cek, gw baca tiga dokumen kebanggaan pengikutnya itu, gw cocokin angkanya satu per satu sama data resmi. A thread🧵
Prabowo Diujung Tanduk Kemarahan Rakyat.
Negara hanya 40.000 pejabat, 600 RB tentara di dipikiran prabowoo.
seorang diplomat senior dikerdilkan karena "cuma 3 bulan jadi Wamen".
Kalau besok Warren Buffett kritik ekonomi Indonesia, jangan-jangan dijawab :
"Bapak belum pernah jadi lurah". 😅
Padahal Pak Dino Patti Djalal menyampaikan kritik dengan cukup sopan.
Tidak menyerang pribadi. Tidak menyindir keluarga. Tidak mengolok jabatan. Yang dipertanyakan adalah kebijakan dan prioritas.
Sementara yang mengingatkan soal 3 bulan itu justru tidak pernah puluhan tahun menjadi diplomat. 😅
@tempodotco pak, umroh kmrn saya berdoa di depan kabah semoga yg korupsi mbg. Entah itu buat dana kampanye capres berikut nya atau apapun itu. Semuanya matinya susah, ga di terima sama bumi Allah, jasadnya keluarin bau menyengat trus baris satu satu di neraka.
Ijin banget ini ndan. Kalo seandainya kami masyarakat sipil yg mengkritik pemerentah langsung diabisin kyk gini, biar simpel gimana kalo kami gausah bayar pajak aja. Jujurly, alasan gw ngritik pemerentah itu karena bayar pajak tapi kebijakannya yg nyeleneh. Kalo saya boleh ga bayar pajak, janji nggak akan kritik pemerentah lagi. Silakan kalian korupsi, rebutan kekuasaan, rakus monopoli, yg penting boleh aja ga bayar pajak. Ijin ya, ndan 🙏🙏
Kaget. Mama mendadak telpon sambil nangis, saya kira kenapa.
Eh, ngabarin kalau tetangga sebelah rumah, masih kuliah, gant* d* 🥀
Sangat menyayat hati denger tangisan duka ditengah suasana menyambut Lebaran yg tinggal beberapa hari lagi.
._.
Edit:
Ada 1 hal yg membantu saya melewati masa² sulit, pelan² berdamai sama diri sendiri =>
Sebelum tidur, saya suka temui/berkomunikasi sama diri sendiri, tp dalam rupa anak kecil, saya menghadirkan/membayangkan proyeksi diri saya di masa masih polos²nya dulu, masih penuh semangat, bisa dengan mudah memunculkan kebahagiaan tanpa banyak syarat....
Kalau dia muncul, saya bayangin duduk sejajar sama tinggi, saya liat mukanya, saya pegang tangannya, trus minta maaf dengan tulus.
Maaf untuk apa?
1. Maaf karena selama ini terlalu keras sama dia. => maaf sama diri kita yg suka marah sama diri sendiri kalau melakukan kesalahan² kecil, padahal ya kita udah berusaha
2. Maaf karena selama ini suka ngga peka sama rasa takut yg dia hadapi => maaf sama diri kita yg maunya gas terus, pura² kuat, padahal mah ya pengen nangis 😭
3. Maaf karena sering ngga ngasih kesempatan buat dia "bermain" lagi
=> maaf sama diri kita yg dewasa ini isinya cuma kerja kerja kerja tanpa ngasih space buat bersenang² (dlm konteks positif)
Lanjut ....
15 Jurusan Kuliah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi:
1. Antropologi 9,4%
2. Fisika 7,8%
3. Teknik Komputer 7,5%
4. Seni Komersial dan Desain Grafis 7,2%
5. Seni Rupa 7,0%
6. Sosiologi 6,7%
7. Kimia 6,1%
8. Ilmu Komputer 6,1%
9. Sistem Informasi dan Manajemen 5,6%
10. Kebijakan Publik dan Hukum 5,5%
11. Seni Liberal 5,3%
12. Teknologi Lain-lain 5,0%
13. Bahasa Inggris 4,9%
14. Ekonomi 4,9%
15. Hubungan Internasional 4,9%
@kompascom Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya akan melanjutkan gugatan perkara ini apapun hasilnya
Mohon dukungan & doa dari semuanya, demi Pendidikan kita. Panjang umur Pekerja Pendidikan 🙏